Heboh Pernyataan Menkes Soal Cacar Monyet: Ugly But You'll Survive, Berapa Sih Tingkat Kematiannya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:57 WIB
Heboh Pernyataan Menkes Soal Cacar Monyet: Ugly But You'll Survive, Berapa Sih Tingkat Kematiannya?
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/6/2022).

Suara.com - Infeksi cacar monyet menyebabkan gejala lesi dan ruam di kulit, terutama pada area tangan dan wajah. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, walaupun gejala tersebut membuat penampilan jadi lebih buruk, tapi setidaknya orang yang terinfeksi bisa selamat karena tingkat risiko kematian akibat cacar monyet rendah.

"Because it only affects your skin, basically. Yeah, you look ugly definitely, but at least you will survive. (Pada dasarnya itu hanya mempengaruhi kulit Anda. Benar, Anda pasti terlihat jelek, tapi setidaknya Anda bisa bertahan)," kata Budi, saat agenda The 3rd G20 Health Working Group, dikutip dari siaran YouTube Kemenkes, Selasa (23/8/2022).

Ia menambahkan bahwa fatality rate atau tingkat kematian pada kasus cacar monyet secara global berkisar 0,04 hingga 0,05 persen. Itu terlihat berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari 39 ribu hingga 40 ribu kasus konfirmasi cacar monyet di dunia, jumlah pasien yang meninggal sebanyak 12 orang.

Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Budi menyebut, pasien cacar monyet yang meninggal rata-rata bukan disebabkan karena virus cacar monyet secara langsung. 

"Karena kalau di kulit kan nggak bisa bikin meninggal. Justru meninggalnya karena secondry infection, jadi sudah infeksi di kulit kemudian garuk-garuk. Kemudian infeksi masuk ke tubuh, kena infeksi bakteri paru. Jadi meninggalnya bisa karena karena pneumonia, itu kaitannya dengan meningitis, infeksi bakteri di otak," tuturnya.

Di Indonesia sendiri kasus positif cacar monyet telah terkonfirmasi pada satu orang laki-laki di Jakarta. Budi menyampaikan bahwa virus cacar monyet di Indonesia umumnya juga tidak fatal. Sehingga, ia meminta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir.

"Kita pakai (pemeriksaan) genome sequence, cacar monyet ada dua tipe, Afrika barat dan Afrika Tengah, satu fatal, satu nggak. Yang fatal biasanya yang banyak di Eropa dan di Indonesia itu banyaknya yang gak fatal. Kita belum tahu variannya yang mana," jelas Budi.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pencegahan tetap perlu dilakukan. Walaupun penularan cacar monyet tidak secepat infeksi Covid-19, Budi mengingatkan agar jangan lakukan kontak fisik apa pun dengan orang yang mengalami gejala cacar.

"Penularannya terjadi ketika sudah bergejala, berbeda dengan covid saat sebelum bergejala sudah bisa menular. Kalau cacar monyet, dia harus bintik-bintik dulu, keluar nanah, baru bisa menular. Sehingga dengan demikian, menghindari jauh lebih mudah karena kita sudah tahu orang itu sudah cacar monyet," kata Budi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-ciri Cacar Monyet dan Hal Lain yang Harus Diketahui, Apa Saja?

Ciri-ciri Cacar Monyet dan Hal Lain yang Harus Diketahui, Apa Saja?

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:50 WIB

Ramai Berita Kemarin, Arema Stop Kerja sama Sponsor Situs Terafiliasi Judi Onlie sampai Update Kasus Cacar Monyet

Ramai Berita Kemarin, Arema Stop Kerja sama Sponsor Situs Terafiliasi Judi Onlie sampai Update Kasus Cacar Monyet

Malang | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:55 WIB

Tegas, Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Perketat Pengecekan di Gerbang Masuk Negara Cegah Cacar Monyet

Tegas, Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Perketat Pengecekan di Gerbang Masuk Negara Cegah Cacar Monyet

Kalbar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

×