Studi Temukan Aktif Bekerja saat Lanjut Usia Jadi Kunci Umur Panjang, Kok Bisa?

Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:06 WIB
Studi Temukan Aktif Bekerja saat Lanjut Usia Jadi Kunci Umur Panjang, Kok Bisa?
Ilustrasi lansia (Unsplash.com/ Artem Labunsky)

Suara.com - Orang lanjut usia biasanya memiliki risiko kesehatan fisik tertentu yang membuatnya sebaiknya tidak lagi aktif bekerja.

Tapi, studi baru dari Harvard Medical School menemukan bahwa aktif bekerja sampai lanjut usia bisa meningkatkan peluang umur panjang secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit kronis yang menyebabkan kematian dini.

Studi ini salah satu yang bisa mengubah persepsi mengenai manfaat pensiun dini dan orang lanjut usia yang masih ingin aktif bekerja.

Studi ini berusaha menganalisis manfaat aktif bekerja bagi orang lanjut usia. Satu studi tahun 2016 mengatakan bekerja selama 1 tahun ketika sudah lanjut usia menurunkan risiko kematian sampai 11 persen.

Selain itu, sebuah studi tahun 2015 terhadap 83.000 orang dewasa yang diterbitkan oleh CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) menemukan bahwa mereka yang pensiun setelah usia 65 tahun 3 kali lebih berisiko memiliki kondisi kesehatan yang buruk.

Mereka yang pensiun lebih lama juga 50 persen lebih kecil risikonya menderita penyakit jantung atau kanker.

Dr Nicole Maestas mengatakan bahwa beberapa penelitian menemukan bekerja lebih lama bermanfaat untuk kesehatan, tetapi tidak semuanya positif.

Ilustrasi lansia (pexels/@pixabay)
Ilustrasi lansia (pexels/@pixabay)

"Beberapa penelitian menemukan manfaat yang lebih sedikiy, tidak ada manfaat atau justru berbahaya masih aktif bekerja di usia lanjut," jelas Dr Nicole dikutip dari Express.

Adapun bahaya masih aktif bekerja di usia lanjut, antara lain:

Baca Juga: Waspada Hydrophobia, Fobia Terhadap Air Akibat Virus Rabies

  1. Menderita stres di tempat kerja
  2. Peningkatan risiko cedera
  3. Mencari pekerjaan menyebabkan stres

Stres dianggap sebagai salah satu faktor risiko utama untuk berbagai kondisi, seperti penyakit jantung dan stroke. Pekerjaan yang menyebabkan stres berkepanjangan akan memiliki dampak yang lebih besar.

Jika pekerjaan itu menuntut fisik, maka itu bisa meningkatkan risiko cedera. Risiko ini akan semakin tinggi bagi orang lanjut usia.

Meski begitu, beberapa penelitian menemukan aktif bekerja saat lanjut usia dapat mempertahankan kinerja seseorang dalam jangka waktu yang lebih lama.

Karena itulah, bekerja lebih lama mengurangi seseorang terkena penyakit yang mempengaruhi otak, seperti demensia. Tapi, penelitian lebih lanjut diperlukan dalam bidang ini sebelum kesimpulan dapat dibuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI