Boleh Enggak Sih Minum Antibiotik dan Parasetamol Bersamaan?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:01 WIB
Boleh Enggak Sih Minum Antibiotik dan Parasetamol Bersamaan?
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Saat telah diberi resep antibiotik, seringkali sulit untuk mengetahui obat penghilang rasa sakit apa yang dapat digunakan.

Parasetamol adalah salah satu obat penghilang rasa sakit yang paling banyak digunakan dan paling aman. Tetapi sering kali ada pesan yang beragam tentang apakah Anda dapat menggunakannya bersama antibiotik.

Apakah mengonsumsi parasetamol dengan antibiotik aman? Jawaban singkatnya adalah ya, sebagian besar. Antibiotik digunakan untuk membantu membersihkan infeksi tetapi seringkali tidak melakukan apa pun untuk menghilangkan rasa sakit.

Oleh karena itu Anda biasanya dapat dengan aman minum obat penghilang rasa sakit bersama antibiotik. Demikian seperti dikutip dari The Sun.

NHS mengatakan mengonsumsi parasetamol dan antibiotik pada saat yang sama "seharusnya tidak menimbulkan masalah".

Tetapi jika khawatir menggabungkan keduanya atau mulai mengalami masalah setelah mengonsumsi parasetamol, Anda harus menghubungi dokter atau dokter umum Anda.

Namun, ada dua antibiotik yang tidak bisa digunakan bersamaan dengan parasetamol. Ini adalah isoniazid dan rifampisin, dua antibiotik yang digunakan untuk mengobati penderita tuberkulosis.

Menurut sejumlah kecil laporan, mengonsumsi isoniazid dengan parasetamol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.

Sementara laporan kasus menunjukkan bahwa penggunaan parasetamol bersamaan dengan rifampisin juga dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.

baca juga

Dosis yang paling umum untuk orang dewasa adalah satu atau dua tablet 500mg hingga 4 kali dalam periode 24 jam.

Parasetamol dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan tetapi Anda selalu disarankan untuk meninggalkan setidaknya 4 jam di antara dosis.

Ini bisa memakan waktu hingga satu jam untuk bekerja sehingga penting untuk tidak mengambil lebih banyak jika Anda tidak dapat merasakan efeknya secara langsung.

Untuk anak-anak, kekuatan dan dosis yang dibutuhkan tergantung pada usia mereka, jadi selalu baca instruksi dengan seksama sehingga Anda tahu apa yang harus diberikan kepada anak Anda.

Kebanyakan orang dapat menggunakan parasetamol dengan aman tetapi NHS mengatakan bahwa Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau apoteker terlebih dahulu jika Anda:

  • pernah memiliki reaksi alergi terhadap parasetamol atau obat lain di masa lalu
  • memiliki masalah hati atau ginjal
  • secara teratur minum lebih dari jumlah maksimum yang disarankan alkohol (14 unit seminggu)
  • minum obat epilepsi
  • minum obat tuberkulosis (TB)
  • minum warfarin pengencer darah dan Anda mungkin perlu minum parasetamol secara teratur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkes Sebut Resistensi Antibiotik Sebagai Silent Pandemic, Bahaya Enggak Sih?

Wamenkes Sebut Resistensi Antibiotik Sebagai Silent Pandemic, Bahaya Enggak Sih?

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:14 WIB

Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir

Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Ilmuwan Menemukan Gen yang Membuat Bakteri Tuberkulosis Resisten Terhadap Obat

Ilmuwan Menemukan Gen yang Membuat Bakteri Tuberkulosis Resisten Terhadap Obat

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:57 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×