Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Alasan Mengapa Proses Identifikasi Pasien Cacar Monyet Butuh Waktu Lama

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:38 WIB
Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Alasan Mengapa Proses Identifikasi Pasien Cacar Monyet Butuh Waktu Lama
Ilustrasi virus monkeypox yang menyerang manusia. (Freepik)

Suara.com - Ketua Satgas Monkeypox PB IDI dr. Hanny Nilasari, SpKK mengungkap alasan mengapa proses identifikasi pasien cacar monyet pertama di Indonesia membutuhkan waktu lama.

Kata dr. Hanny, itu terjadi karena lokasi munculnya lesi kulit pada pasien bisa jadi tidak disadari. Belum lagi jumlahnya yang ia sebut tidak banyak.

Wajar, lanjut dr. Hanny, pasien tidak langsung menyadari bahwa ia menderita cacar monyet, penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox tersebut.

"Saya lihat karena gejala klinis manifestasi di kulitnya (pasien) sangat ringan, mungkin ada di tempat tersembunyi yang sulit diidentifikasi oleh pasien," kata dr Hanny.

Ditemui di Kantor PB IDI, Selasa (30/8), dr. Hanny menyebut hal itu bisa jadi alasan mengapa pasien baru mencari pertolongan medis.

"Perjalanan penyakitnya kalau sudah banyak, manifestasinya sudah ada 10 lesi baru teridentifikasi, sehingga pasien baru minta pertolongan."

Ia pun menambahkan bahwa sejauh ini gejala klinis yang muncul dan ditemukan pada pasien di Indonesia tidak berbeda dengan gejala yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

"Perbedaan tidak ada, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh WHO yaitu gejala klinisnya pada saat awal demam, meriang, limfadenopati atau sekelan."

Sekelan sendiri merupakan jenis pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan infeksi, gangguan imunitas bahkan kanker.

"Terus beberapa hari kemudian diikuti erupsi di kulitnya, jadi sama perjalanannya," tutur dr. Hanny lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakar Sebut Cuci Tangan Juga Bisa Cegah Tertular Cacar Monyet

Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakar Sebut Cuci Tangan Juga Bisa Cegah Tertular Cacar Monyet

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:21 WIB

Janin Dalam Kandungan Dapat Tertular Cacar Monyet, Kenali Gejalanya dan Cara Penularannya

Janin Dalam Kandungan Dapat Tertular Cacar Monyet, Kenali Gejalanya dan Cara Penularannya

Purwokerto | Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Jubir Kemenkes Ungkap Kondisi Keluarga Pasien yang Positif Cacar Monnyet, Ikut Tertular?

Jubir Kemenkes Ungkap Kondisi Keluarga Pasien yang Positif Cacar Monnyet, Ikut Tertular?

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB