Dialami Nastusha, Ini Lho Dampak Rabun Dekat pada Tumbuh Kembang Anak

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:15 WIB
Dialami Nastusha, Ini Lho Dampak Rabun Dekat pada Tumbuh Kembang Anak
Nastusha mengalami mata plus (Instagram/@nastusha.olivia.alinskie)

Suara.com - Nastusha Olivia Alinskie, anak pertama Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie sudah mengalami mata plu atau rabun dekat di usia 5 tahun.

Karena itu, Nastusha harus menggunakan kacamata khusus rabun dekat pada anak untuk membantu penglihatannya. Selain itu, Nastusha juga minum vitamin untuk mata dan tetes mata.

"Nastusha mengalami mata + dan sedang dalam sedang di treatment matanya (dikasi vitamin mata, tetes mata dan kacamata .. lalu di pantau 2 bulan lagi melihat perkembangan matanya)," keterangan dalam unggahan Instagram @nastusha.olivia.alinskie.

Mata plus atau rabun dekat yang biasanya terjadi pada orang dewasa di atas usia 40 tahun, kondisi ini juga bisa terjadi pada anak karena kondisi bola mata yang terlalu pendek atau faktor keturunan.

Dilansir dari Alodokter, mata plus yang ringan biasanya akan membaik seiring bertambahnya usia anak. Tapi, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya.

Potret Wisuda Nastusha Anak Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie (instagram/@glennalinskie)
Potret Wisuda Nastusha Anak Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie (instagram/@glennalinskie)

Mata plus yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan berbagai masalah pada tumbuh kembang dan penglihatan anak.

Beberapa penelitian menunjukkan mata plus yang tidak tertangani bisa berdampak buruk pada tingkat prestasi anak, seperti kemampuan membaca terhambat atau sulit memahami pelajaran.

Rabun dekat juga bisa menyebabkan gangguan penglihatan lainnya pada anak, seperti mata juling dan mata malas.

Sedangkan, anak sangat membutuhkan indra penglihatannya untuk mengenal dan belajar sesuatu di sekitarnya. Karena itu, anak perlu menjalani pemeriksaan penglihatan secara rutin.

baca juga

Anda bisa mulai mengajak anak melakukan pemeriksaan penglihatan secara rutin untuk mendeteksi gejala awal gangguan penglihatan pada usia 6-12 bulan.

Selanjutnya, anak bisa melakukan pemeriksaan mata setidaknya 1-2 tahun sekali ketika usianya sudah di atas 5 tahun.

Anda juga tidak perlu ragu konsultasi dengan dokter bila anak mengalami gejala mirip rabun dekat, supaya mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengatasi Lingkaran Hitam di Bawah Mata dengan Mudah

Cara Mengatasi Lingkaran Hitam di Bawah Mata dengan Mudah

Sukabumi | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:01 WIB

4 Cara Menjadi Suami yang Baik di Mata Mertua, Jadilah Menantu yang Baik

4 Cara Menjadi Suami yang Baik di Mata Mertua, Jadilah Menantu yang Baik

Your Say | Senin, 29 Agustus 2022 | 10:13 WIB

Tetrakromatik, Kekuatan Mata Super di Dunia Nyata

Tetrakromatik, Kekuatan Mata Super di Dunia Nyata

Your Say | Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Terkini

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:56 WIB

×