Agar Dapat Perhatian Ortu, Gadis 9 Tahun Makan Rambut hingga Terbentuk Gulungan Besar di Perut

Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:44 WIB
Agar Dapat Perhatian Ortu, Gadis 9 Tahun Makan Rambut hingga Terbentuk Gulungan Besar di Perut
Ilustrasi anak takut (Pexels/Ahmed Akacha)

Suara.com - Ada sejumlah kebiasaan aneh yang dapat didiagnosis dalam dunia medis, salah satunya makan rambut. Inilah yang dilakukan oleh seorang gadis asal China.

Media setempat melaporkan kasus serupa tentang seorang anak berusia 9 tahun memakan rambut manusia. Namun, ia melakukannya untuk mendapat perhatian orang taunya.

Tetapi ternyata hal itu membuatnya sakit, hingga harus menjalani prosedur serius.

Insiden ini terjadi pada Minggu (21/8/2022) pekan lalu. Bocah perempuan tersebut datang ke rumah sakit di Suqian, provinsi Jiangsu, dengan keluhan mual dan muntah.

Dokter gastroenterologi, Zhao Chengguang, menemukan gulungan rambut di perut sang gadis. Berat kumpulan rambut tersebut hampir satu kilogram.

Ilustrasi anak (Pixabay/GM-VA)
Ilustrasi anak (Pixabay/GM-VA)

"Rambut itu bercampur dengan makanan dan cairan lambung di dalam perut dan telah membentuk gulungan," kata Zhao, dikutip South China Morning Post.

Dokter pun mengangkat gulungan rambut tersebut melalui prosedur yang memakan waktu lebih dari 10 jam karena usia bocah itu masih kecil dan kerongkongannya sempit.

"Kami kemudian mengetahui bahwa dia berusaha mendapat perhatian orang tuanya dengan memakan rambut," sambung Zhao.

Karenanya, Zhao menyarankan kepada sang orang tua untuk mencarikan perawatan psikologis agar hal itu tidak terjadi lagi.

Baca Juga: Curhat Seorang Anak Dituntut Membelikan Rumah untuk Orang Tua, Pendapat Warganet Terbelah Gegara Ini

Kisah ini pun meledak di media sosial Weibo dan banyak orang menyalahkan sang orang tua karena tidak segera mengenali penyakit mental putrinya. Banyak yang menuduh mereka sebagai orang tua yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Zhao, keinginan abnormal untuk memakan sesuatu yang bukan makanan (pica) memang sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya dipicu oleh masalah psikologis.

"Selain memberikan pengasuhan dan perhatian yang memadai kepada anak, orang tua juga harus memperhatikan perilakunya dan membimbingnya dengan pengetahuan terkait kesehatan," tandas Zhao.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI