Jangan Asal Minum! Begini Ciri-Ciri Galon Isi Ulang Sudah Tidak Layak Pakai

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 21 September 2022 | 08:10 WIB
Jangan Asal Minum! Begini Ciri-Ciri Galon Isi Ulang Sudah Tidak Layak Pakai
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Suara.com - Penggunaan galon isi ulang biasanya akan dipakai selama bertahun-tahun. Meski hanya diisi air mineral, galon harus tetap dicuci setiap kali isi ulang air tersebut dilakukan. 

Tapi seberapa lama sebenarnya galon isi ulang itu aman digunakan?

Ahli teknologi pangan dari Intitut Pertankan Bogor (IPB) Nugraha Edhi menjelaskan bahwa umur pakai galon isi ulang sebenarnya sangat tergantung dari cara penggunaannya. 

"Kalau enggak hati-hati, ya akan cepat rusak. Kalau misalnya kawat pembersihnya keras. Biasanya bisa dilihat dari inegritas kemasan, masih bening, diisi air masih jernih, gak ada gores-goresan. Kalau permukaan luar sudah tidak halus masih mungkin, karena ada gesekan jadi permukaannya sudah tidak halus. Itu otomatis akan meningkatkan laju migrasi," paparnya saat workshop bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) beberapa waktu lalu.

Ilustrasi galon. (Elements Envanto)
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga belum mengatur terkait umur pakai galaon tersebut. Sehingga, menurut Nugraha, yang bisa dilakukan konsumen hanya melihat tanda-tanda secara fisik pada galon isi ulang.

Ia mengatakan bahwa apabila galon digunakan dengan cara hati-hati, kemungkinan waktu pemakaiannya bisa sampai lima tahun.

"Seiring waktu penggunaannya sudah berubah, jadi lebih keruh, lebih berubah warna jadi kekuningan, itu ciri-ciri yang sudah rusak plastiknya. Saya gak yakin kalau cuma 2 sampai 3 tahun, tergantung dari penggunannya. Kalau penggunaannya bagus, gak ada yang tergores, mungkin selama belum rusak, bisa terus," ujarnya.

Sebagai pakar teknologi pangan, Nugraha mengaku belum sempat mengamati terkait umur pakai dari plastik polikarbonat, bahan baku yang digunakan dalam pembuatan galon air minum.

Tetapi, selama bentuk fisik galon masih baik, tidak ada kerusakan fisik, juga dibersihkan dengan alat yang terstandar, menurutnya masih bisa digunakan.

baca juga

"Karena selama ini polikarbonat jarang dilakukan proses pemanasan. Jadi mungkin relatif, degradatif BPA perlu suhu yang sangat tinggi. Untuk masalah umur simpan, saya terus terang kurang tahu. Mungkin bagi industri pengguna tahu. Tapi tentu tidak sekali pakai langsung didaur ulang," katanya.

Memang bisa jadi hal baik bila BPOM membuat aturan terkait batas maksimal penggunaan galon isi ulang. Hanya saja, ia mengusulkan agar terlebih dahulu dilakukan penelitian. 

Agar aturan tersebut tidak hanya membatasi waktu penggunaan, tapi juga menjelaskan kondisi fisik galon yag tidak boleh digunakan lagi meski masa pemakaiannya belum sampai batas maksimal.

"Yak mungkin juga kalau misalnya satu bulan sudah rusak karena pemakaian yang ceroboh, tapi tetap dipakai selama tiga tahun, kan gak boleh juga. Jadi harus ada kejelasan kepada pihak industri. Kalau BPOM harus buat maksimal berapa, perlu ada studi. Misal, berisiko paparan BPA makin tinggi atau potensi cemaran yang lain. Kalau dibatasi tanpa ada studi itu rasanya kurang fair," pungkas Nugraha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Pelabelan BPA Pada Galon Dinilai Pedagang Kelontong Cuma Persaingan Usaha

Wacana Pelabelan BPA Pada Galon Dinilai Pedagang Kelontong Cuma Persaingan Usaha

Lifestyle | Selasa, 20 September 2022 | 09:50 WIB

Pakai Galon di Kepala, Pria Ini Ramai Jadi Pembahasan Warganet: Kalau Haus Tinggal Mencet

Pakai Galon di Kepala, Pria Ini Ramai Jadi Pembahasan Warganet: Kalau Haus Tinggal Mencet

Kaltim | Minggu, 18 September 2022 | 10:30 WIB

Dukung Regulasi BPA Demi Lindungi Kesehatan Publik Terus Mengalir

Dukung Regulasi BPA Demi Lindungi Kesehatan Publik Terus Mengalir

Tantrum | Sabtu, 17 September 2022 | 23:31 WIB

Terkini

Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat

Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat

Surakarta | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia

Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:59 WIB

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:55 WIB

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:52 WIB

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×