Mie Sedaap Ditarik di Luar Negeri, BPOM RI: Produk di Hong Kong dan Singapura Berbeda dengan di Indonesia

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:24 WIB
Mie Sedaap Ditarik di Luar Negeri, BPOM RI: Produk di Hong Kong dan Singapura Berbeda dengan di Indonesia
Mie sedaap rasa korean spicy chicken- apa itu etilen oksida. (Dok. CFS Hong Kong)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa produk pangan Mie Sedaap ditarik dari peredaran di Hong Kong dan Singapura karena mengandung etilen dioksida, berbeda dengan yang ada di Indonesia.

Meski begitu, BPOM tak menampik jika ada beberapa varian yang sama yang beredar di Indonesia.

"Berdasarkan penelusuran Badan POM, produk mie sedaap yang ditarik di Hong Kong dan Singapura, berbeda dengan produk yang beredar di Indonesia," ujar BPOM melalui keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Selasa (11/10/2022).

Public Health Malaysia rilis informasi penyebab Mie Sedaap ditarik dari peredaran di Malaysia. (Dok. Twitter/PHM)
Public Health Malaysia rilis informasi penyebab Mie Sedaap ditarik dari peredaran di Malaysia. (Dok. Twitter/PHM)

BPOM mengatakan Indonesia menjadikan aturan Codex Alimentarius Commission (CAC) yang berada di bawah naungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai acuan, yang sayangnya belum mengatur terkait batasan kandungan etilen oksida.

"WHO atau FAO belum mengatur batas maksimal residu etilen oksida (EtO) dan 2-Kloroetanol (2-CE). Namun, sesuai dengan dokumen 'Guidelines for Rapid Risk Analysis Following Instances of Detection of Contaminants in Food Where There is no Regulatory Level' yang diterbitkan tahun 2019,"

"Apabila belum ada maksimum level dari suatu kontaminan, maka digunakan batas maksimum kontaminan sebesar 0,001 miligram (mg) atau 1 mikrogram per kilogram (kg)," sambung BPOM

Selanjutnya BPOM juga mengaku sudah meminta produsen Mie Sedaap memperbaiki dan menarik produknya, khususnya di negara yang menerapkan batasan residu etilen dioksida.

"Produsen telah memberikan informasi bahwa mulai 1 September 2022 telah mengganti supplier bahan baku yang tidak menggunakan fumigan EtO namun menggunakan sterilisasi uap panas yang dibuktikan dengan hasil uji," tutup BPOM

Adapun varian Mie Sedaap yang ditarik dari peredaran di Hong Kong dan Singapura, yakni:

baca juga
  1. Mi Instan Goreng Rasa Ayam Pedas Ala Korea merek Sedaap (Sedaap Korean Spicy Chicken Flavour Fried Noodle), ditarik di Hong Kong.
  2. Penarikan tanggal 6 Oktober 2022: Mie Sedaap Korean Spicy Soup instant noodles (kadaluarsa 17 Maret 2023) dan Mie Sedaap Korean Spicy Chicken instant noodles (kadaluarsa 21 Mei 2023), ditarik di Singapura.
  3. Penarikan tanggal 8 Oktober 2022: Mie Sedaap Soto flavour instant noodles (kadaluarsa 11 Desember 2022) dan Mie Sedaap Curry flavour instant noodles (kadaluarsa 22 Februari 2023), ditarik di Singapura.

Kekinian, ada juga 2 varian Mie Sedaap lain yang ditarik di Malaysia, yakni Mi Sedaap Korean Spicy Chicken dan Mi Sedaap Korean Spicy Soup.

Bahkan kabar terbarunya, per Selasa (11/10/2022) varian Mie Sedaap Kari Spesial dan mie instan instan Korean Spicy Chicken juga ikut ditarik dari Singapura. Sehingga total ada 6 varian Mie Sedaap yang ditarik di negeri singa putih itu.

Tanggapan Wings Group Sebagai Produsen

Produsen Mie Sedaap, Wings Group Indonesia mengatakan tidak menggunakan kandungan etilen dioksida, yang diklaim sebagai racun serangga dalam Mi Sedaap Korean Spicy Chicken dan Mi Sedaap Korean Spicy Soup yang ditarik pemerintah Malaysia dari pasaran.

Dikatakan Head of Corporate Communications & CSR Wings Group Indonesia, Sheila Kansil bahwa pihaknya sedang melakukan investasi lebih lanjut dengan otoritas di Indonesia, maupun beberapa negara yang melakukan penarikan produk mie sedaap di pasaran.

"Mie Sedaap memastikan tidak menggunakan etilen oksida di seluruh lini produksi," ujar Sheila melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (11/10/2022).

Sheila mengklaim penggunaan etilen oksida sudah jadi hal biasa di industri agrikultur. Bahan kimia ini umumnya digunakan sebagai anti mikroba atau zat sterilizer dalam pangan.

"Di industri agrikultur sebagai zat sterilizer atau anti mikroba pada rempah-rempah dan biji-bijian yang masih digunakan hingga saat ini di Amerika Serikat, Kanada, dan berbagai negara lainnya," terang Sheila.

Selain itu, menurutnya Mie Sedaap sudah menyesuaikan standar keamanan pangan yang berlaku, diantaranya sebagai berikut:

  1. Mendapat izin Badan Pengawas Obat & Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).
  2. Sertifikat Halal (MUI).
  3. Sertifikasi ISO 22000 mengenai Standar Internasional Manajemen Keamanan Pangan.
  4. Sertifikasi ISO 9001 mengenai Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Video | Minggu, 06 September 2026 | 17:26 WIB

4 Serum Under Rp30 Ribu di Indomaret yang Sudah BPOM, Ada yang Bantu Cerahkan Kulit

4 Serum Under Rp30 Ribu di Indomaret yang Sudah BPOM, Ada yang Bantu Cerahkan Kulit

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 13:19 WIB

Komnas HAM Minta Operasional SPPG di Lokasi Keracunan MBG Dihentikan!

Komnas HAM Minta Operasional SPPG di Lokasi Keracunan MBG Dihentikan!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 15:57 WIB

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:59 WIB

BPOM Perketat Batas BPA 12x Lebih Rendah, Galon Guna Ulang Jadi Sorotan

BPOM Perketat Batas BPA 12x Lebih Rendah, Galon Guna Ulang Jadi Sorotan

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:57 WIB

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal

Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:48 WIB

9 Bedak yang Tidak Bikin Muka Abu-abu dan Awet Tahan Lama, Sudah BPOM

9 Bedak yang Tidak Bikin Muka Abu-abu dan Awet Tahan Lama, Sudah BPOM

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:20 WIB

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:54 WIB

Terkini

58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?

58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?

Health | Minggu, 06 September 2026 | 19:35 WIB

Korban Tewas di Gaza Tembus 73.651 Orang

Korban Tewas di Gaza Tembus 73.651 Orang

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:34 WIB

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:30 WIB

Serunya Amartha 10X Run 2026: Lari, Ngemil, Sampai Bawa Pulang Ikan Cupang dan Sayur-Mayur

Serunya Amartha 10X Run 2026: Lari, Ngemil, Sampai Bawa Pulang Ikan Cupang dan Sayur-Mayur

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 19:28 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:26 WIB

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:22 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi: 6 Daerah di Lampung Diselimuti Abu Vulkanik

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi: 6 Daerah di Lampung Diselimuti Abu Vulkanik

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 19:16 WIB

Ratusan Penerbangan Lion Group Batal akibat Erupsi Anak Krakatau

Ratusan Penerbangan Lion Group Batal akibat Erupsi Anak Krakatau

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 19:15 WIB

Timnas Indonesia Gebuk Australia 2-0, Garuda Muda ke Piala Asia U-20 2027 dengan Rekor Sempurna

Timnas Indonesia Gebuk Australia 2-0, Garuda Muda ke Piala Asia U-20 2027 dengan Rekor Sempurna

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 19:10 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bikin Penerbangan di Bandara Samarinda Dibatalkan

Erupsi Anak Krakatau Bikin Penerbangan di Bandara Samarinda Dibatalkan

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 19:09 WIB

×