Anak Asri Welas Idap Katarak Kongenital, Harga Kacamatanya Tembus Rp10 Juta

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 16 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Anak Asri Welas Idap Katarak Kongenital, Harga Kacamatanya Tembus Rp10 Juta
Anak Asri Welas katarak (Instagram)

Suara.com - Asri Welas merasa bersyukur tumbuh kembang anak keduanya, Ibran, kini semakin baik. Pasalnya, saat baru berusia tiga bulan, Ibran didiagnosis sakit katarak kongenital

Penyakit itu memang selalu ditemukan sejak anak baru lahir dengan ditandai adanya kabut putih pada lensa matanya, sehingga penglihatan jadi sangat buram. 

Sempat jalani operasi mata saat masih bayi, kini Ibran harus memakai kacamata agar penglihatannya bisa normal. 

"Kacamata itu sangat bantu perkembangan Ibran. Usia tiga bulan, dia baru bisa berguling, melihat orang-orang di dunia. Karena sebelumnya tertutup dengan katarak," cerita Asri Welas sambil menahan isak tangisnya saat acara temu media bersama Optik Tunggal di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Asri, kacamata khusus katarak kongenital tersebut sangat diperlukan anak agar proses tumbuh kembangnya bisa optimal. Meski berprofesi sebagai publik figur, bagi Asri Welas harga kacamata tersebut cukup mahal. 

"Ini nilainya jutaan untuk kacamata. Kalau anak lahir dengan katarak tidak di-support, mati sudah cita-citanya, harapannya. Jadi dengan adanya kacamata, semua perkembangan anak baik. Walaupun masih ada virus lain di dalam tubuhnya," ujarnya.

Tetapi, tak mudah mencari kacamata khusus untuk anak. Terlebih, Ibran membutuhkan lensa kacamata yang sangat tebal karena kondisi katarak kongenital itu membuat matanya jadi alami hipermetropi arau rabun dekat yang menyebabkan jadi plus 18.

"Susah cari kacamata anak karena dia aktif. Saya rasakan ada yang berat, jadi dipakai kendor, berat, pecah. Saya berapa kali cari kacamata untuk dia agar muter, lari yqng aman untuk dia," tuturnya.

CEO Optik Tunggal Alexander Kurniawan mengungkapkan kalau kacamata khusus untuk katarak kongenital memang sangat tebal. Terlebih akan digunakan oleh anak-anak sehingga didesain kuat agar tidak mudah pecah.

baca juga

Ia juga membenarkan kalau harga satu kacamata bahkan bisa sampai belasan juta rupiah.

"Hampir 10 juta per kacamata, itu pun tergantung juga. Bisa lebih tinggi dari itu dan logistik juga harus pikirkan di situ," ungkapnya.

Menurut Alex, tidak banyak produsen lensa yang memproduksi kacamata khusus untuk katarak kongenital karena pembuatannya lama dan tidak terlalu menguntungkan secara bisnis.

"Kalau saya pelajari, walaupun ada produsen lensa di dunia yang menyediakan, tapi mereka gak sampai ke sana teknologinya (lensa tebal tapi enteng). Karena memang suatu lensa itu tidak buat keuntungan ke perusahana, jadi gak ada yang concern ke sana, kecuali Zeiss," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Asri Welas Saat Tahu Anak Keduanya Alami Katarak Kongenital: Panik dan Bingung!

Cerita Asri Welas Saat Tahu Anak Keduanya Alami Katarak Kongenital: Panik dan Bingung!

Lifestyle | Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:05 WIB

Besaran Nominal Klaim Kacamata BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3

Besaran Nominal Klaim Kacamata BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:21 WIB

Tes Psikologi: Yakin Anda Tidak Membutuhkan Kacamata? Jawab Nomor yang Ada pada Gambar Berikut

Tes Psikologi: Yakin Anda Tidak Membutuhkan Kacamata? Jawab Nomor yang Ada pada Gambar Berikut

Tasikmalaya | Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:07 WIB

Terkini

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

×