Tak Berkaitan dengan Covid-19, Kemenkes Teliti Senyawa Pada Obat Sirup Terkait Gagal Ginjal Akut Pada Anak

Arendya Nariswari | Rafidah Raihany | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:49 WIB
Tak Berkaitan dengan Covid-19, Kemenkes Teliti Senyawa Pada Obat Sirup Terkait Gagal Ginjal Akut Pada Anak
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Suara.com - Setidaknya terdapat 206 kasus gagal ginjal akut progresif atipikal selama tahun 2022 menurut laporan yang diterima oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 18 Oktober 2022. Kasus ini semakin meningkat pada akhir Agustus lalu dan hingga kini penyebabnya belum bisa dipastikan.

Berbagai spekulasi muncul di kalangan masyarakat mengenai penyebabnya, mulai dari paparan Covid-19, vaksin, hingga adanya senyawa pada obat sirup seperti yang terjadi di Gambia. Untuk penyebab yang pertama, Kemenkes mengaku bahwa tidak ada kaitannya.

"Tidak ada hubungan gagal ginjal akut dengan covid-19 karena penyakit ini kebanyakan menyasar pada anak usia di bawah 6 tahun dan mereka belum divaksin," ungkap dr. Syahril selaku juru bicara Kemenkes melalui konferensi pers yang digelar Rabu (19/10/2022).

Oleh karenanya, Kemenkes menggandeng berbagai organisasi dan lembaga lain kini terus meneliti penyebab dari penyakit misterius ini. Sejauh ini ada dugaan bahwa senyawa atau campuran dalam obat sirup atau cair yang memicu gagal ginjal akut pada anak.

Lebih lanjut, Kemenkes menghimbau untuk tidak memberikan obat sirup atau cair apapun kepada anak, termasuk parasetamol. Imbauan ini akan terus disebarkan hingga penyebab gagal ginjal diketahui.

"Orang tua bisa memberikan obat dalam bentuk tablet, anal atau injeksi," tambah dr. Syahril.

Dalam kondisi tertentu yang mengharuskan anak menerima obat sirup atau cair, orang tua diharapkan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan yang berwenang. Syahril mewakili Kemenkes juga mengimbau agar orang tua terus memantau kondisi anak mereka bila ada gejala yang mengarah pada gagal ginjal.

"Salah satunya mengecek penurunan volume dan frekuensi kencing pada anak, terutama di bawah 18 tahun. Segera lakukan pemeriksaan bila ada gejala."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Obat Sirup untuk Anak

Ini yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Obat Sirup untuk Anak

Lampung | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:33 WIB

Cara Memilih Obat Sirup yang Aman, Hati-hati Salah Pilih Bisa Picu Kematian

Cara Memilih Obat Sirup yang Aman, Hati-hati Salah Pilih Bisa Picu Kematian

News | Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:52 WIB

Miris! Batuk Tak Sembuh Dikasih Obat Sirup, Perempuan Ternyata Idap Kanker Paru

Miris! Batuk Tak Sembuh Dikasih Obat Sirup, Perempuan Ternyata Idap Kanker Paru

Health | Senin, 15 Agustus 2022 | 17:31 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB