Tak Perlu Harus Selalu Berikan Obat, Begini Tanda Demam Anak Tidak Fatal

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 08:08 WIB
Tak Perlu Harus Selalu Berikan Obat, Begini Tanda Demam Anak Tidak Fatal
Ilustrasi anak sakit kepala (pexels.com/Victoria Art)

Suara.com - Demam termasuk gejala sakit tersering yang terjadi pada anak. Keinaikan suhu badan itu juga sebenarnya menjadi tanda bahwa sistem tubuh anak sedang berperang melawan patogen yang masuk. 

Anak bisa dikatakan demam saat suhu tubuhnya di atas 37 derajat celsius. Meski khawatir, orang tua sebenarnya tidak harus langsung memberikan anak obat penurun panas. Penanganan juga sebenarnya bisa dilakukan dengan pengobatan herbal.

"Tapi herbal kalau untuk turunkan panas tinggi memang tidak bisa cepat. Cara kerja herbal tidak bisa instan seperti obat paracetamol, karena konsentrasi zatnya tidak tinggi. Tetapi pemakaian selama 2 sampai 3 hari sudah membawa hasil yang cukup baik," kata Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Trasisional dan Jamu Indonesia dr. Inggrid Tania, MSi., kepada suara.com, Rabu (19/10/3022). 

Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

Dokter Inggrid menambahkan, orang tua juga tidak perlu panik saat anak panas tinggi. Selama tidak mengalami kejang, maka kondisi demam masih normal dan menjadi respon alami dari tubuh. 

"Demam tidak menimbulkan kejang itu tidak berbahaya. Itu tanda kalau anak sistem imunnya berperang melawan mikroba yang masuk ke tubuh. Kita tidak perlu ngotot untuk menurunkan panasnya jadi tidak demam sama sekali," tuturnya.

Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tujuan utama pemberian obat saat anak demam sebenarnya agar si buah hati merasa nyaman, bukan mempertahankan suhu yang normal.

Saat anak mengalami demam, orang tua harus memperhatikan aktivitas anaknya secara umum, apakah masih bisa bermain, makan dan minum dengan baik, dan perhatikan buang air kecil anaknya setiap 3-4 jam. 

Jika anak lebih sering tidur, malas minum dan buang air kecil semakin jarang, segera bawa anak ke dokter. Pada anak sedang tertidur lelap, sebaiknya orangtua juga tidak membangunkannya hanya untuk memberi obat penurun panas.

Baca Juga: 6 Obat Ini Jadi Andalan Masyarakat Saat Darurat, Kemenkes Larang Obat Sirup Dijual di Apotik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI