Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Ini Pentingnya Pemahaman Kegawatdaruratan Bagi Nakes

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 01 November 2022 | 15:10 WIB
Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Ini Pentingnya Pemahaman Kegawatdaruratan Bagi Nakes
Ilustrasi kegawatdaruratan. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Memiliki pemahaman tentang kegawatdaruratan menjadi satu hal yang penting diketahui oleh tenaga kesehetan di Rumah Sakit. Hal itu karena situasi kegawatdaruratan bisa terjadi kapan saja.

Oleh karena itu, RS Premier Bintaro (RSPB) secara berkala melakukan simulasi kegawatdaruratan untuk menguji kesiapan para petugas rumah sakit jika terjadi suatu kondisi atau kejadian luar biasa. Kali ini RSPB melakukan simulasi bersertifikasi secara besar dengan mengaktifkan 9 kode kegawatdaruratan secara bersamaan.

Dalam keterangannya, simulasi ini melibatkan lebih dari 120 orang karyawan RSPB dengan 30 probandus (orang yang berpura-pura sebagai pasien) dari luka ringan, berat hingga meninggal dunia. Beberapa instansi yang terlibat antara lain, Gegana Korbrimob dan Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan.

Ilustrasi kegawatdaruratan. (Dok: Istimewa)
Ilustrasi kegawatdaruratan. (Dok: Istimewa)

Adapun 9 Kode kegawatdaruratan yang diaktifkan adalah kode tanggap kejadian luar biasa, tenaga bantuan internal (staff, dokter, perawat dan asset), ancaman bom, ancaman api, ancaman terhadap internal (staff, dokter, perawat dan asset), tanggap henti jantung, bencana internal, evakuasi, dan kode situasi berhasil ditangani.

Kronologis dari simulasi ini dimulai dari adanya kecelakaan massal dengan puluhan korban yang dirujuk ke RSPB. Disaat bersamaan terjadi pula ancaman dua buah bom dimana salah satunya meledak dan memakan korban serta mengakibatkan kebakaran dan pemadaman listrik dimana rumah sakit harus melakukan evakuasi pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

Tujuan dari simulasi ini adalah untuk melatih staff rumah sakit baik medis maupun nonmedis agar secara bersama memahami peran dari masing-masing pada situasi gawat darurat. Peran yang diuji antara lain kemampuan dalam mengidentifikasi kegawatdaruratan, menyampaikan informasi kegawatdaruratan, melaksanakan prinsip kegawatdaruratan sesuai dengan prosedur tanggap darurat dan juga kemampuan menggunakan asset dalam penanganan kegawatdaruratan.

“Kami secara berkala menguji kesiapan para tenaga rumah sakit kami. Semua petugas di RSPB telah dilatih, namun kami perlu memastikan bahwa mereka semua siap dan tanggap dalam memberikan respon pada informasi kegawatdaruratan dengan seragam, tanpa menyebabkan kepanikan yang tidak perlu sehingga mereka secara sadar bisa melakukan tindakan pengendalian terhadap bahaya yang terjadi," ujar  dr. Martha M.L. Siahaan, MARS, MH.Kes, CEO RSPB, dalam keterangannya. 

“Kami belajar dari tragedi Kanjuruhan dan sangat berempati serta berbelasungkawa kepada seluruh korban dari kejadian tersebut. kami tentu tidak berharap hal itu terjadi disekitar kami, namun dari itu kami selaku fasilitas kesehatan berkaca diri dan belajar bagaimana agar selalu tanggap dan berperan semaksimal mungkin jika hal seperti itu terjadi. Simulasi ini juga kami lakukan agar kami selalu dapat melindungi dan menjamin keselamatan setiap orang yang berada dalam lingkungan RSPB,” jelas dr. Martha.

Dr. Martha menambahkan, “dengan pelatihan tanggap darurat secara berkala bukan hanya melatih setiap pekerja di RSPB tetapi juga membentuk ketangguhan mental dan melatih cara berpikir karyawan ketika menghadapi situasi yang darurat.”

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Dokumen Seleksi PPPK Nakes 2022, Tak Hanya KTP dan Ijazah, Butuh Link Video!

Daftar Dokumen Seleksi PPPK Nakes 2022, Tak Hanya KTP dan Ijazah, Butuh Link Video!

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:53 WIB

Lengkap! Syarat Pendidikan PPPK Nakes 2022 dari Dokter, Perawat, Bidan hingga Apoteker

Lengkap! Syarat Pendidikan PPPK Nakes 2022 dari Dokter, Perawat, Bidan hingga Apoteker

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:22 WIB

Ini Syarat Umum, Khusus dan Dokumen untuk Daftar PPPK Tenaga Kesehatan 2022

Ini Syarat Umum, Khusus dan Dokumen untuk Daftar PPPK Tenaga Kesehatan 2022

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 19:56 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×