Covid-19 Jenis XBB Masuk Indonesia: Siapa Saja yang Rentan Terinfeksi dan Bagaimana Cara Penularannya?

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 04 November 2022 | 12:57 WIB
Covid-19 Jenis XBB Masuk Indonesia: Siapa Saja yang Rentan Terinfeksi dan Bagaimana Cara Penularannya?
omicron xbb (pixabay)

Suara.com - Penyebaran virus Covid-19 seolah tak pernah sirna di kehidupan sehari-hari kita. Berbagai jenis virus baru hasil mutasi gen virus yang membuat dunia harus terbatas selama lebih dari 2 tahun ini kembali menyerang dunia. Kali ini, virus Covid-19 jenis XBB menjadi momok besar bagi masyarakat.

Virus yang pertama kali ditemukan di India ini akhirnya masuk ke Indonesia pada Oktober kemarin. Pada 1 Oktober 2022, pemerintah Indonesia resmi menyatakan bahwa virus jenis XBB yang merupakan subvarian dari virus Covid-19 jenis Omicron SAR-CoV-2 telah terdeteksi di Indonesia.

Kemenkes pun mulai mengungkap satu persatu fakta soal penyebaran virus ini. Simak inilah 5 fakta Covid-19 jenis XBB selengkapnya.

1. Rentan infeksi orang yang belum pernah menderita Covid

Virus jenis ini pun diungkap oleh Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dapat menginfeksi orang yang belum pernah menderita Covid-19 sebelumnya.

"Hati-hati risiko menderita COVID-19 dengan XBB ini lebih tinggi dibandingkan orang yang pernah kena COVID-19. Jadi yang diserang (virus) justru orang yang tidak pernah kena COVID-19," kata Ketua Satgas COVID-19 PB IDI Erlina Burhan dalam Media Briefing terkait perkembangan kasus COVID-19.

2. Kasus Covid Indonesia naik karena varian XBB

Kenaikan angka penderita Covid-19 juga kembali melonjak pada pertengahan Oktober kemarin. Setidaknya, ada 3000 kasus baru dalam satu hari. Sejak diumumkannya masuknya varian XBB di Indonesia, lonjakan kasus yang semakin tinggi pun mulai didalami oleh Kemenkes soal pengaruh masuknya XBB di Indonesia. Pemerintah pun menghimbau untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

3. Gejala virus XBB

Sama seperti gejala Covid-19 jenis sebelumnya, virus XBB ini juga memiliki gejala yang mirip, seperti demam, batuk, pilek, linu di badan, hingga sesak nafas. Namun, virus ini penularannya begitu cepat dan rentan menyerang anak-anak dan lansia.

4. Transmisi lokal wajib diwaspadai

Hingga kini, tercatat ada 8 kasus penderita virus XBB yang terinfeksi akibat transmisi lokal. Hal ini pun menjadi perhatian pemerintah untuk kembali menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat di kehidupan sehari-hari seperti perkantoran, sekolah, hingga kegiatan publik lainnya yang membuat kerumunan dan minimnya jarak antar orang-orang

5. Pembatasan WNA atau WNI dari luar negeri

Peningkatan kasus Covid-19 ini juga tidak lepas dari masih banyaknya WNA yang masuk ke Indonesia atau WNI yang baru pulang dari luar negeri dan menjadi pembawa virus tersebut. Hal ini pun diungkap oleh Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes, Dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto.

"Langkah pertama untuk meminimalisir sebaran Xbb ini, kita melakukan penguatan terutama di pintu masuk negara (seperti) pelabuhan, atau bandara,” ujar Dr. Achmad epada wartawan, Kamis (27/10).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indikasi Kasus Meningkat, Pokja Genetik FKKMK UGM Perkirakan Covid-19 Varian XBB Sudah Masuk Jogja

Indikasi Kasus Meningkat, Pokja Genetik FKKMK UGM Perkirakan Covid-19 Varian XBB Sudah Masuk Jogja

Jogja | Jum'at, 04 November 2022 | 11:49 WIB

Kasus Bertambah Lagi, Dua Orang Meninggal karena Covid-19 di Riau

Kasus Bertambah Lagi, Dua Orang Meninggal karena Covid-19 di Riau

Riau | Jum'at, 04 November 2022 | 11:15 WIB

Seribu Dosis Vaksin Pfizer Ludes di Bontang, Stok Kembali Kosong: Peminatnya Tinggi

Seribu Dosis Vaksin Pfizer Ludes di Bontang, Stok Kembali Kosong: Peminatnya Tinggi

Kaltim | Jum'at, 04 November 2022 | 12:30 WIB

Bantu Perangi COVID-19 di China, Aksi Sukarelawan Asing Ini Curi Perhatian

Bantu Perangi COVID-19 di China, Aksi Sukarelawan Asing Ini Curi Perhatian

Video | Jum'at, 04 November 2022 | 08:30 WIB

Update COVID-19 Jakarta 3 November: Positif 1.823, Sembuh 1.121, dan Meninggal 3 Orang

Update COVID-19 Jakarta 3 November: Positif 1.823, Sembuh 1.121, dan Meninggal 3 Orang

Jakarta | Kamis, 03 November 2022 | 22:11 WIB

Tujuh Daerah di Kaltim Zona Merah, 180 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Tujuh Daerah di Kaltim Zona Merah, 180 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Kaltim | Kamis, 03 November 2022 | 20:30 WIB

Kim Jae Hyun Positif Covid-19, Agensi Singgung Jadwal N.Flying

Kim Jae Hyun Positif Covid-19, Agensi Singgung Jadwal N.Flying

Entertainment | Jum'at, 04 November 2022 | 05:00 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB