Dokter Minta Pasien Diabetes Tak Gunakan Sandal Jepit untuk Cegah Luka, Beneran Bisa Bikin Amputasi?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Dokter Minta Pasien Diabetes Tak Gunakan Sandal Jepit untuk Cegah Luka, Beneran Bisa Bikin Amputasi?
Ilustrasi luka diabetes. (Unsplash/Jan Romero)

Dokter mengatakan pasien diabetes tak boleh pakai sendal jepit untuk mencegah risiko amputasi. Memangnya seberbahaya itu?

Suara.com - Dokter mengatakan pasien diabetes tak boleh pakai sendal jepit. Sebab salah memilih alas kaki bisa menyebabkan luka diabetes hingga meradang dan berisiko amputasi.

Pakar Luka Diabetes, dr. Adisaputra Ramadhinara atau yang dikenal sebagai dokter Luka mengatakan pemilihan sepatu untuk pasien diabetes harus sangat diperhatikan, karena bagi yang sudah komplikasi dan alami neuropati atau kulit baal, pasien kerap tidak sadar jika kakinya sudah terluka seperti lecet.

"Apalagi pasien diabetes jika sudah alami luka cenderung sulit untuk disembuhkan, terlebih jika kadar gula darahnya tidak terkontrol, sehingga pembuluh darahnya terganggu, jadi luka lebih lama sembuh," ujar dr. Adi dalam acara diskusi Erajaya Beauty & Wellness: Wellings Indonesia bersama dengan Kalbe di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (26/11/2022).

dr. Adisaputra Ramadhinara alias dokter luka bicara tentang perawatan luka diabetes. (Dini/Suara.com)
dr. Adisaputra Ramadhinara alias dokter luka bicara tentang perawatan luka diabetes. (Dini/Suara.com)

Berikut ini tips dan cara pilih sepatu untuk pasien diabetes yang harus diperhatikan, menurut lelaki lulusan Lulusan Master of Science in Wound Healing and Treatment Repair UK (Inggris) itu:

Baca Juga: Kaki Kanan Diamputasi, Suti Karno: Iya Saya Ikhlas

1. Pastikan Sepatu Ukurannya Pas

Pas yang dimaksud, harus berdasarkan ukuran terbesar kaki. Ini karena umumnya antara kaki kanan dan kini cenderung punya ukuran yang berbeda.

"Jadi disarankan pilih sepatu di sore hari, setelah lelah berjalan, maka kaki cenderung akan membesar. Saat itulah momen paling tepat memilih sepatu," jelas dr. Adi.

2. Pilih Sepatu Berbahan Kulit

Bahan sepatu ini dinilai bisa lebih melindungi, dan tidak terlalu kasar di kulit sehingga risiko luka bisa diminimalisir. Ditambah pemilihan model sepatu harus menutupi semua bagian kaki.

Baca Juga: Mengaku Sudah Ikhlas, Suti Karno Kini Mulai Beradaptasi dengan Kaki Palsu

"Sepatu berbahan kulit yang menutupi semua bagian kaki, supaya dia nyaman dan juga sesuai dengan bentuk kaki, kalau kita punya bentuk kaki yang lebar, pakai sepatu yang memang diperuntukan untuk kaki yang lebar," jelas dokter penerima Certified Wound Specialist Physician Amerika Serikat itu.