5 Pemain Timnas Prancis Piala Dunia 2022 Tumbang Diduga Alami Flu Unta, Sebabkan Kematian?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 18 Desember 2022 | 17:30 WIB
5 Pemain Timnas Prancis Piala Dunia 2022 Tumbang Diduga Alami Flu Unta, Sebabkan Kematian?
Penyerang timnas Argentina Lionel Messi memberi selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kanan) pada akhir pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia antara Prancis vs Argentina di Kazan Arena di Kazan pada 30 Juni 2018. Luis Acosta / AFP.

Suara.com - Jelang pertandingan final Piala Dunia 2022 di Qatar, para pemain timnas asal Prancis tumbang karena diduga alami flu unta alias Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Mengutip Metro.Co.UK pelatih timnas Prancis,  Deschamps mengatakan, dua anggotanya yakni Raphael Varane dan Ibrahima Konate dikabarkan jatuh sakit setelah sebelumnya Kingsley Coman, Dayot Upamecano, dan Adrien Rabiot setelah berlaga melawan Inggris.

"Kami memiliki beberapa kasus gejala mirip flu. Kami berusaha untuk berhati-hati agar tidak menyebar dan para pemain telah bermain di lapangan, dan jelas kekebalan tubuh menurun," ujar Deschamps, Sabtu (17/12/2022).

Penyerang timnas Argentina Lionel Messi memberi selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kanan) pada akhir pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia antara Prancis vs Argentina di Kazan Arena di Kazan pada 30 Juni 2018. Luis Acosta / AFP.
Penyerang timnas Argentina Lionel Messi memberi selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kanan) pada akhir pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia antara Prancis vs Argentina di Kazan Arena di Kazan pada 30 Juni 2018. Luis Acosta / AFP.

Hal ini lantas menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, beberapa pemain mengalami sakit dan imunitasnya menurun di akhir-akhir Piala Dunia 2022. Sementara itu, suhu Qatar yang panas dan penggunaan AC berlebih juga menjadi faktor yang diduga sebabkan para pemain timnas Prancis menjadi sakit.

Kondisi sakitnya beberapa pemain ini lantas menguatkan dugaan munculnya flu unta dalam pelaksanaan Piala Dunia 2022 ini. Hal ini juga dikhawatirkan dapat menyebar setelah turnamen berhasil. Apalagi flu unta juga bukanlah penyakit yang bisa dianggap remeh.

Apakah bisa membuat seseorang meninggal?

Melansir situs WHO, flu unta alias MERS merupakan kondisi yang bisa membuat seseorang mengalami gangguan pernapasan akut. Gejalanya mirip dengan Covid-19, pasien akan mengalami sesak napas, tidak enak badan, sakit kepala, dan masalah lainnya. Bahkan, saking parahnya, penyakit ini juga bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Data dari WHO menunjukkan, sebanyak 35 persen dari penderita MERS atau flu unta meninggal dunia. Sama halnya dengan Covid-19 orang-orang dengan penyakit komorbid seperti paru-paru, ginjal, kanker, dan lain-lain akan sangat rentan dan berbahaya. Kondisi ini bisa membuat risiko penyakit bertambah parah.

Penularan

Untuk penularan sendiri paling besar terjadi dari kontak hewan secara langsung dan tidak langsung kepada manusia. Sementara untuk manusia ke manusia memang mungkin terjadi, hanya saja 80 persen kasus manusia karena kontak dengan unta.

Pencegahan dan pengobatan

Sejauh ini belum ada vaksin dan pengobatan khusus untuk mengatasi flu unta atau MERS. Para pasien biasanya hanya akan melakukan perawatan intensif untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mengunjungi peternakan atau tempat unta atau hewan yang berisiko menularkan penyakit. Dalam situsnya, WHO juga menghimbau untuk mengurangi produk hewani mentah atau setengah matang.

Untuk itu, dengan adanya dugaan penularan flu unta atau MERS di Piala Dunia 2022, masyarakat tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Final Piala Dunia 2022, Argentina vs Prancis, Ridwan Kamil Jagokan Tim Ini Juara Lewat Adu Penalti

Jelang Final Piala Dunia 2022, Argentina vs Prancis, Ridwan Kamil Jagokan Tim Ini Juara Lewat Adu Penalti

Bekaci | Minggu, 18 Desember 2022 | 16:55 WIB

Niat Begadang Nonton Final Piala Dunia 2022 Tapi Besok Kerja? Ini TIps Agar Gak Ngantuk Seharian

Niat Begadang Nonton Final Piala Dunia 2022 Tapi Besok Kerja? Ini TIps Agar Gak Ngantuk Seharian

Lifestyle | Minggu, 18 Desember 2022 | 16:53 WIB

Argentina vs Prancis: Les Bleus Siap Berjudi Mainkan Marcus Thuram, Cadangkan Olivier Giroud

Argentina vs Prancis: Les Bleus Siap Berjudi Mainkan Marcus Thuram, Cadangkan Olivier Giroud

Bola | Minggu, 18 Desember 2022 | 16:40 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB