Cerita Mona Ratuliu Periksa Anaknya yang Dicurigai Hipotiroid, Begini Kondisinya Sekarang

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Cerita Mona Ratuliu Periksa Anaknya yang Dicurigai Hipotiroid, Begini Kondisinya Sekarang
Potret Raka anak Mona Ratuliu momong baby Numa (Instagram/@monaratuliu)

Mona Ratuliu bagikan ceritanya tentang anak keempatnya, baby Numa, yang sempat dicurigai alami hipotiroid saat baru lahir.

Suara.com - Mona Ratuliu bagikan ceritanya tentang anak keempatnya, baby Numa, yang sempat dicurigai alami hipotiroid saat baru lahir. Baru berusia satu bulan saat itu, baby Numa telah harus menjalani pemeriksaan di laboratorium untuk memastikan penyakit tersebut.

"Sebenarnya waktu itu yang dicek ada bilirubin dan hipotiroid. Waktu itu ada kecurigaan dokternya, makanya harus dites lebih lanjut untuk benar-benar mendirikan diagnosa," ungkap Mona ditemui usai acara perayaan 50 Tahun Prodia di Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Dokter menganjurkan pemeriksaan sejak dini untuk memastikan diagnosa, sebab, kata Mona, anaknya harus menjalani pengobatan selama beberapa waktu bila benar mengidap hipotiroid.

Potret Mona Ratuliu Liburan ke Bali Bareng Keluarga (Instagram/@monaratuliu)
Potret Mona Ratuliu Liburan ke Bali Bareng Keluarga (Instagram/@monaratuliu)

"Tapi ternyata enggak sih, sudah dicek lab ternyata aman. Jadi pengobatannya waktu itu nggak jadi," sambung pemain sinetron Lupus tersebut.

Baca Juga: Mona Ratuliu dan Indra Brasco Buka Suara soal Kondisi Mima Shafa yang Hampir Bunuh Diri

Saat itu, baby Numa tidak menunjukan segala sakit apa pun. Hanya saja, diketahui ada kecurigaan hipotiroid dari hasil cek kesehatan keseluruhan terhadap bayi baru lahir.

"Dari awal, beberapa hari setelah lahir, ada pemeriksaan termasuk salah satunya hipotiroid. Di situ kayaknya hasilnya menunjukkan ada indikasi hipotiroid, makanya dokter meminta untuk pemeriksaan lebih detail lagi di lab," terangnya.

Kini baby Numa telah berusia 2,5 tahun. Mona bersyukur anaknya tetap tumbuh sehat dan aktif sampai sekarang.

"So far, so good. Waktu itu dokternya juga bilang, dari hasil lab terakhir ini aman, nggak perlu ada pengobatan lanjutan," pungkasnya.

Gangguan hipotiroid terjadi ketika kelenjar tiroid kurang aktif memproduksi hormon. Akibatnya, kadar hormon di dalam tubuh menjadi kurang. Hipotiroid yang terjadi sejak lahir disebut juga hipotiroid kongenital.

Baca Juga: Anak Depresi, Mona Ratuliu dan Indra Brasco Akui Sempat Lalai sebagai Orangtua

Dikutip dari Alodokter, hipotiroid kongenital dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya kelainan bawaan pada jantung dan pembuluh darah, serta saluran kemih dan genital. Komplikasi itu bisa saja terjadi jika bayi terlambat mendapatkan pengobatan hipotiroid.