Vaksin Booster Kedua Akan Berbayar, Berapa Harganya?

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:19 WIB
Vaksin Booster Kedua Akan Berbayar, Berapa Harganya?
Ilustrasi vaksin booster kedua (unsplash)

Suara.com - Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menyetujui wacana vaksin Covid-19 berbayar yang sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu.

Ma'ruf pun mengungkap ada beberapa kelompok orang yang diwacanakan harus membayar jika ingin divaksin, terutama untuk dosis kedua booster.

"Memang ada wacana untuk booster kedua ini, untuk yang pemegang PBI (penerima bantuan iuran) dibebaskan. Tapi untuk non PBI itu dia diwacanakan untuk berbayar," ucap Ma'ruf di Gedung IASTH, Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (26/01/2023) kemarin.

Tak hanya itu, Ma'ruf juga menjelaskan alasan mengapa vaksin ini akhirnya diwacanakan untuk berbayar.

"Supaya kurangi beban subsidi juga menghidupkan kita untuk saling membantu-bergotong royong yang kuat membantu yang lemah. Sehingga rasa solidaritas saling membantu ada dan beban subsidi ini bisa terkurangi," lanjut Ma'ruf.

Wacana vaksin berbayar ini sebenarnya sudah muncul sejak awal vaksin Covid-19 mulai diproduksi, namun pemerintah Indonesia sendiri akhirnya memberikan subsidi gratis kepada masyarakat yang akan vaksin karena bersifat wajib.

Lalu, berapa sebenarnya harga resmi vaksin?

Menyandur dari Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/12758/2020, ada beberapa harga vaksin yang legal beredar.

Adapun harga vaksin dosis keempat terinci sebagai berikut :

1. Vaksin AstraZeneca

Vaksin jenis ini merupakan vaksin dengan efikasi tertinggi, yaitu sekitar 63,9% menurut WHO. Vaksin yang satu ini ditetapkan oleh pemerintah dengan harga sebesar Rp110.000 dengan dosis 0,5 ml dengan usia penerima mulai dari 18-84 tahun. Sedangkan, jangka waktu vaksinasi pertama dan kedua mencapai 8 hingga 12 minggu.

2. Vaksin Novavax

Salah satu vaksin produksi terbaru yang juga bernilai efikasi tinggi adalah vaksin Novavax. Untuk vaksin Novavax ini, pemerintah menetapkan harga sebesar Rp150.000 dengan dosis mencapai 0,5 ml dan usia penerima vaksin ini mulai dari 18-84 tahun dengan dengan jarak vaksinasi kedua selama 21 hari atau 3 minggu. Tingkat efikasi dari Novavax ini 90% sesuai dengan uji klinis.

3. Vaksin Sinovac

Sebagai vaksin pertama yang didistribusikan ke Indonesia, harga vaksin covid jenis ini  sendiri ditetapkan pemerintah seharga Rp240.000 dengan dosis mencapai 0,5 ml dan diberikan kepada warga Indonesia 18-59 tahun dengan jarak vaksinasi pertama ke kedua 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Varian Kraken Sudah Masuk Balikpapan, Dibawa WNA Polandia

Covid-19 Varian Kraken Sudah Masuk Balikpapan, Dibawa WNA Polandia

Kaltim | Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:00 WIB

Kenali Gejala Covid-19 Kraken Cepat Menular, Pesan Menkes saat Ada Teman Batuk-Batuk

Kenali Gejala Covid-19 Kraken Cepat Menular, Pesan Menkes saat Ada Teman Batuk-Batuk

Health | Jum'at, 27 Januari 2023 | 11:18 WIB

Kraken Mengancam! Pengamat Ungkap Protokol Kesehatan yang Paling Ampuh

Kraken Mengancam! Pengamat Ungkap Protokol Kesehatan yang Paling Ampuh

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 20:46 WIB

Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat Karena Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat Karena Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2023 | 16:40 WIB

PPKM Dicabut, Vaksin Booster Kedua Dipastikan Tetap Gratis

PPKM Dicabut, Vaksin Booster Kedua Dipastikan Tetap Gratis

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:26 WIB

Butuh Perhitungan, Sulitnya Jokowi Lakukan Manajemen "Gas dan Rem" saat Tangani Pandemi Covid-19

Butuh Perhitungan, Sulitnya Jokowi Lakukan Manajemen "Gas dan Rem" saat Tangani Pandemi Covid-19

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 13:47 WIB

Takut Indonesia Rusuh, Presiden Jokowi sampai Semedi Tiga Hari saat akan Putuskan Kebijakan Ini

Takut Indonesia Rusuh, Presiden Jokowi sampai Semedi Tiga Hari saat akan Putuskan Kebijakan Ini

| Kamis, 26 Januari 2023 | 13:12 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB