Ray Sahetapy Kesulitan Berjalan Akibat Diabetes Kambuh, Kenapa Bisa Gitu?

Selasa, 21 Februari 2023 | 16:03 WIB
Ray Sahetapy Kesulitan Berjalan Akibat Diabetes Kambuh, Kenapa Bisa Gitu?
Ray Sahetapy di Rumah Duka Ade Irawan. (Suara.com/Herwanto)

Suara.com - Kesehatan aktor senior Ray Sahetapy rupanya sempat terganggu. Pria 66 tahun itu alami kesulitan berjalan sampai harus dipapah. 

Tak hanya itu, suara Ray Sahetapy yang biasanya lantang juga terdengar lebih pelan. Saat disinggung soal kesehatannya, Ray Sahetapy mengatakan masih dalam kondisi prima.

"Baik, baik," kata Ray Sahetapy ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Senin (20/2/2023).

Namun kemudian manajer Ray Sahetapy yang bernama Kania mengatakan kalau penyakit diabetes artinya itu sempat kambuh. Kondisi itu yang akhirnya memengaruhi kaki Ray Sahetapy.

Aktor Ray Sahetapy saat menghadiri gelaran Festival Film Indonesia di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktor Ray Sahetapy saat menghadiri gelaran Festival Film Indonesia di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Sempat kan ada penyakit diabet, ya. Itu ke kakinya," kata Kania.

Tapi seperti kata Ray Sahetapy, Kania menerangkan mantan suami Dewi Yull itu sudah dalam keadaan baik.

Penyakit diabetes memang kerap mengenai kaki. Paling parah, kondisi itu bisa sampai menyebabkan kaki diamputasi.

Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, ada dua penyebab diabetes sampai merusak sel kaki, di antaranya:

1. Kerusakan saraf (neuropati diabetik)

Baca Juga: Waspada, Kasus Diabetes Anak Meningkat Drastis, Begini Gejalanya!

Ketika jaringan saraf di kaki rusak, sensasi rasa sakit menjadi berkurang. Itu sebabnya, kaki dapat terluka atau terpotong tanpa penderita menyadarinya. 

2. Mengurangi aliran darah ke kaki

Diabetes juga dapat mempersempit pembuluh arteri, sehingga dapat mengurangi aliran darah ke kaki. Dengan kurangnya darah untuk memberi nutrisi pada jaringan kaki, maka luka menjadi sulit untuk disembuhkan.

Luka kecil yang tersembunyi di bawah kaki dapat cepat berkembang menjadi luka besar yang parah. Luka dan infeksi yang terlanjur parah dapat menyebabkan kaki diamputasi.

Pemeriksaan dan perawatan kaki pada penderita kaki diabetes bertujuan untuk mencegah terjadinya luka. Pemeriksaan itu sangat penting untuk mencegah kerusakan syaraf kaki yang bisa mengakibatkan kaki penderita tidak bisa merasakan nyeri sama sekali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI