Dokter Reisa Broto Asmoro Ajarkan Gerakan ABCDE untuk Cegah Stunting, Yuk Pelajari!

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Minggu, 05 Maret 2023 | 09:15 WIB
Dokter Reisa Broto Asmoro Ajarkan Gerakan ABCDE untuk Cegah Stunting, Yuk Pelajari!
dokter Reisa Broto Asmoro (Instagram/@reisabrotoasmoro)

Suara.com - Permasalahan mengenai stunting perlu mendapatkan perhatian penanganan bersama bukan cuma pemerintah, melainkan juga seluruh komponen masyarakat turut berperan dalam penurunan angka stunting di Indonesia.

Lebih jelasnya dr. Reisa Broto Asmoro dalam siaran bersama Kementerian Kesehatan bertajuk "Cegah Stunting Semua Penting" pada 1 Maret 2023 lalu, menyampaikan bahwa stunting bahkan bisa terjadi sebelum sang ibu mengandung dan status remajanya. Dokter Reisa menegaskan bahwa bayi stunting tidak hanya terlihat dari tinggi badannya yang lebih pendek namun ada faktor-faktor di dalam tubuh yang mempengaruhi.

"Dilihat dari organ dalamnya terutama otot, pada anak yang mengalami stunting ini tidak terbentuk dengan baik atau optimal. Sebetulnya stunting ini bisa memperlambat perkembangan otak," imbuhnya.

Pencegahan stunting disampaikan dr. Reisa bisa diupayakan melalui gerakan ABCDE oleh calon orangtua maupun sudah menjadi orangtua. Di antaranya:

  • A, aktif minum tablet penambah darah dan vitamin sejak remaja putri pun saat hamil.
  • B, bumil teratur memeriksa kehamilan minimal enam kali.
  • C, cukup konsumsi protein hewani.
  • D, datang ke posyandu setiap bulan guna mengetahui dan memastikan anak tumbuh dengan baik sesuai buku KIA dengan bantuan dan pantauan tenaga kesehatan ahli.
  • E, eksklusif ASI minimal enam bulan.

Berdasarkan penuturannya, dr. Reisa juga menegaskan bahwa kerjasama semua pihak dalam upaya pencegahan stunting itu sangat penting, bukan hanya dari peran ibu semata.

"Mulai dari pencegahan ABCDE tadi semuanya ada andil dari pasangan, ayahnya atau sang suami. Sehingga dukungan pasangan, dukungan keluarga ini sangat-sangat penting untuk mencegah stunting. Semoga target menurunkan angka stunting ini bisa benar-benar tercapai nantinya dan Indonesia bisa bebas stunting, generasi anak-anak kita kedepannya menjadi tangguh," tambah dr. Reisa.

Stunting selalu diidentikan dengan tubuh kecil atau pendek dibandingkan dengan usianya. Nyatanya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu yang lama atau paparan infeksi dari kurangnya stimulasi.

Keadaan stunting yang patut dikhawatirkan selain keadaan fisik yang berbeda adalah akan adanya keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, bahkan bisa mempengaruhi penyakit-penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes sampai obesitas.

Berdasarkan data tahun 2022 angka stunting di Indonesia mengalami penurunan dari 24,4% menjadi 22,6%. Berangkat dari data tersebut, pemerintah mencanangkan program penurunan angka stunting pada tahun 2024 diangka sebesar 14%.

"Sementara itu data SSGI tahun 2022 menunjukkan kalau stunting ini terjadi sebelum lahir dan meningkat 1,6 kali pada rentang usia 6 sampai 12 bulan sebesar 13,8% kemudian 12 bulan sampai 23 bulan itu sebesar 22,4%," tutupnya. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan GMC Jateng Resmikan Kampung Ganjar Pranowo dan Sosialisasi Cegah Stunting

Relawan GMC Jateng Resmikan Kampung Ganjar Pranowo dan Sosialisasi Cegah Stunting

| Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:29 WIB

Peringati Hari Gizi Nasional, GMC Sosialisasi Upaya Pengentasan Stunting Hingga Resmikan Kampung Kolaborasi di Bogor

Peringati Hari Gizi Nasional, GMC Sosialisasi Upaya Pengentasan Stunting Hingga Resmikan Kampung Kolaborasi di Bogor

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2023 | 06:44 WIB

Kumpul Bareng Keluarga, Dokter Reisa Broto Asmoro Pede Pakai Outfit Serba Hermes Seharga Rp 163 Juta

Kumpul Bareng Keluarga, Dokter Reisa Broto Asmoro Pede Pakai Outfit Serba Hermes Seharga Rp 163 Juta

Lifestyle | Selasa, 28 Februari 2023 | 14:19 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB