Bahaya Abu Vulkanik untuk Pernafasan Bayi, Bunda Wajib Tahu

M Nurhadi

Minggu, 12 Maret 2023 | 15:56 WIB
Bahaya Abu Vulkanik untuk Pernafasan Bayi, Bunda Wajib Tahu
Sebagai Ilustrasi-Petugas Gabungan Bersihkan Abu Vulkanik Pasca Erupsi Gunung Sinabung. [BPBD Karo]

Suara.com - Gunung Merapi kembali erupsi. Abu vulkanik yang keluarkan pun menyebabkan hujan abu disejumlah wilayah. Abu vulkanik ini memiliki dampak berbahaya, termasuk untuk pernafasan bayi. Lantas, apa bahaya abu vulkanik untuk pernafasan bayi? 

Sebelumnya diberitakan, erupsi gunung Merapi kembali terjadi dan mengeluarkan abu vulkanik hari ini (11/3/2023) pada pukul 12.12 WIB. Hujan abu pun melanda beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti Magelang, Jogja, dan Boyolali.

Tahukah kamu bahwa abu vulkanik ini berbahaya bagi kesehatan, termasuk untuk pernafasan bayi. Lantas, apa bahaya abu vulkanik untuk pernafasan bayi? Untuk selengkapnya, berikut ini ulasannya.

Bahaya Abu Vulkanik untuk Pernafasan

Bahaya erupsi gunung berapi untuk kesehatan tubuh ini berbeda-beda. Tapi umumnya, dampak abu vulkanik dari erupsi gunung berapi bagi kesehatan yakni berhubungan dengan gangguan pernapasan  seperti asma atau bronkitis. 

Adapun gejala yang ditimbulkan dari paparan abu vulkanik pada masalah pernapasan yaitu sebagai berikut:

- Sesak napas
- Batuk
- Gejala mirip flu
- Sakit kepala.
- Lemas atau lemah berenergi
- Produksi lendir meningkat
- Sakit tenggorokan
- Iritasi dan Mata berair 

Selain penyakit asma dan bronkitis, penyakit jantung dan eksaserbasi paru-paru juga sering terjadi usai menghirup abu vulkanik. Meskipun demikian, tak ditemukan adanya efek jangka panjang terhadap fungsi paru-paru usai menghirup abu vulkanik. 

Ilustrasi bayi gejala campak (freepik)
Ilustrasi bayi gejala campak (freepik)

Namun, disebutkan oleh National Institutes of Health (NIH) bahwa bahaya abu vulkanik juga  memicu penyakit emfisema, paru obstruktif kronik, dan penyakit paru kronis lainnya. 

baca juga

Mengenai bahaya abu vulkanik, ada kekhawatiran adanya potensi silikosis jangka akibat paparan akut abu vulkanik.  Adapun silikosis ini merupakan kondisi silika yang berlebihan di dalam tubuh karena terlalu banyak terpapar debu silika dalam waktu lama. 

Sebagai informasi tambahan, silika atau silikon dioksida (SiO2) ini merupakan salah satu kandungan dalam abu vulkanik gunung berapi. Zat ini bisa menyebabkan penyakit silikosis atau paru kronis. Bentuk abu silikosis ini sangat halus menyerupai pecahan kaca. 

Demikian ulasan mengenai bahaya abu vulkanik untuk pernafasan bayi yang penting untuk diketahui. Pastikan untuk melindungi bayi dari paparan abu vulkanik dengan memakai masker atau berdiam diri di tempat aman yang jauh dari paparan abu vulkanik.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Soal Letusan Merapi, Sri Sultan HB X: Cara Alam untuk Menutupi Lubang Galian Tambang...

Ditanya Soal Letusan Merapi, Sri Sultan HB X: Cara Alam untuk Menutupi Lubang Galian Tambang...

Poptren | Minggu, 12 Maret 2023 | 12:22 WIB

Diduga Hasil Hubungan Haram, Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Buang Bayi di Kandang Ayam, Dibungkus Kantong Kresek dan Masih Hidup

Diduga Hasil Hubungan Haram, Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Buang Bayi di Kandang Ayam, Dibungkus Kantong Kresek dan Masih Hidup

Tasikmalaya | Minggu, 12 Maret 2023 | 11:51 WIB

Gunung Merapi Meletus, Ketahui Bahaya Abu Vulkanik Bagi Pernafasan

Gunung Merapi Meletus, Ketahui Bahaya Abu Vulkanik Bagi Pernafasan

Denpasar | Minggu, 12 Maret 2023 | 11:50 WIB

Gaya Nikita Willy Ajari Bayinya Bereneng di Kolam Jadi Sorotan, Ini 8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Gaya Nikita Willy Ajari Bayinya Bereneng di Kolam Jadi Sorotan, Ini 8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Ntb | Minggu, 12 Maret 2023 | 11:47 WIB

Angka Kematian Bayi Akibat Penyakit Jantung Bawaan TInggi, Orangtua Mesti Tahu Gejala Awalnya

Angka Kematian Bayi Akibat Penyakit Jantung Bawaan TInggi, Orangtua Mesti Tahu Gejala Awalnya

Health | Minggu, 12 Maret 2023 | 09:15 WIB

Cara Menghindari Bahaya Abu Vulkanik Gunung Merapi Agar Tetap Aman

Cara Menghindari Bahaya Abu Vulkanik Gunung Merapi Agar Tetap Aman

News | Sabtu, 11 Maret 2023 | 21:48 WIB

Terkini

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×