Dokter Boyke Minta Artis dan Tokoh Agama untuk Menyerukan Bahaya Pernikahan Dini, Emang Dampaknya Apa?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Minggu, 02 April 2023 | 09:45 WIB
Dokter Boyke Minta Artis dan Tokoh Agama untuk Menyerukan Bahaya Pernikahan Dini, Emang Dampaknya Apa?
Ilustrasi Pernikahan dini (Pixabay.com)

Suara.com - Seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha meminta bantuan dari para artis tanah air dan tokoh agama untuk menyerukan bahaya pernikahan dini. Salah satu bahaya yang mengintai akibat pernikahan dini yang diungkapkan oleh Dokter Boyke adalah stunting.

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan kurang dari usia 19 tahun. Pasal 7 ayat (1) UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mengatur bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria dan wanita sudah mencapai usia 19 tahun.

Dokter Boyke menuturkan berbagai penyebab yang memungkinan terjadinya pernikahan dini. Mulai dari desakan orangtua karena faktor ekonomi, stigma perempuan di dapur dan kurangnya pengetahuan mengenai seks.

“Penyebabnya adalah orangtua buru-buru nikahin biar terbebas secara ekonomi, perempuan enggak usah sekolah tinggi-tinggi asal bisa masak aja oke, kemudian kurangnya pendidikan seks dan kesehatan reproduksi,” jelas dr. Boyke dikutip pada Sabtu, (1/4/2023) melalui unggahan dari akun Instagram @horn.indonesia dan @drboykediannugraha.

Dokter Boyke pun menyinggung mengenai dampak dari pernikahan dini, mulai dari kesulitan saat melahirkan, anak yang stunting sampai penyakit menular seperti HIV bahkan tidak menutup kemungkinan akan adanya kanker mulut rahim bisa mendekati.

“Oleh karena itu mencegahnya yuk kita sama-sama menghindarkan pernikahan dini. Ayo para artis para tokoh agama menjelaskan untuk melawan stunting salah satunya adalah kita harus kampanyekan pernikahan dini ini,” tegas dr. Boyke menyerukan akan bahaya pernikahan dini.

Hubungan Pernikahan Dini dan Angka Stunting

Sebuah jurnal penelitian menyebutkan usia saat menikah mempengaruhi kesuburan sebagai faktor kunci yang berdampak jangka panjang bisa menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak gagal stunting.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwasannya pernikahan dini memiliki kecenderungan berstatus gizi pendek atau gizi kurang pada anak yang akan dilahirkan. Sehingga berpeluang melahirkan anak stunting.

Baca Juga: Efek Telan Sperma Bikin Anya Geraldine Penasaran, Dokter Boyke: Satu Sendok Sperma Sama dengan Segelas Susu!

Penelitian tersebut juga menungkapkan bahwa wanita yang menikah di usia dini akan mempunyai waktu paparan lebih panjang terhadap risiko untuk hamil yang berdampak secara tidak langsung pada tingkat fertilitas dan akan berakhir pada gagalnya pertumbuhan juga perkembangan anak yang disebut stunting.

Penyebabnya adalah aliran gizi pada janin saat hamil tidak baik karena pasokan darah ke serviks dan uterus belum sepenuhnya berkembang dengan baik pada beberapa perempuan remaja. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI