Tangkal Risiko Wabah Penyakit Menular, 3 Perusahaan Farmasi Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin di Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 04 April 2023 | 07:05 WIB
Tangkal Risiko Wabah Penyakit Menular, 3 Perusahaan Farmasi Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin di Indonesia
Ilustrasi vaksin (unsplash)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuka mata dunia terhadap risiko wabah akibat penyakit menular. Untuk mengantisipasi tidak lagi terjadi wabah di masa depan, persiapan perlu dilakukan sejak sekarang.

Inilah yang menjadi alasan tiga perusahaan farmasi besar yakni AstraZeneca, Shenzhen Kangtai Biological Products (BioKangtai), dan Combiphar Group memulai kerja sama dalam pengembangan vaksin di Indonesia, dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU).

Inisiatif ini mengikuti Deklarasi Para Pemimpin G20 Bali dan Pernyataan Bersama antara Indonesia dan Tiongkok pada November tahun lalu untuk mendorong kerja sama bilateral yang lebih kuat dalam penelitian, pengembangan, dan produksi vaksin untuk mendukung Indonesia dalam upayanya membangun pusat vaksin regional.

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mengidentifikasi produk vaksin yang dapat melengkapi rencana imunisasi nasional Indonesia dan dapat dikembangkan, diproduksi, dan diterapkan di Indonesia. Lingkup kerja sama di masa depan mencakup imunisasi terhadap COVID-19 serta penyakit menular lainnya.

AstraZeneca, Combiphar, dan BioKangtai jalin kerja sama pembentukan pusat vaksin di Indonesia. (Dok. Astrazeneca)
AstraZeneca, Combiphar, dan BioKangtai jalin kerja sama pembentukan pusat vaksin di Indonesia. (Dok. Astrazeneca)

Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Indonesia, dalam acara Penandatanganan MOU, yang berlangsung pada tanggal 29 Maret di Boao Forum for Asia (BFA) di Hainan, Tiongkok, mengatakan inisiatif kolaborasi pengembangan vaksin dan obat merupakan tindak lanjut dari pertemuan G20 pada November 2022 lalu di Bali.

“Pada pertemuan Pemimpin G20 Bali pada bulan November yang lalu, Indonesia, Tiongkok, dan negara-negara G20 lainnya telah berkomitmen untuk memperkuat arsitektur kesehatan global dalam pemulihan dari pandemi COVID-19. Hari ini, nota kesepahaman antara AstraZeneca, BioKangtai dan Combiphar, adalah bukti dari komitmen bersama kita untuk membangun dunia yang lebih tangguh. Mari kita lanjutkan dan dukung perjalanan ini bersama dalam upaya kolaboratif,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Sementara itu, Sewhan Chon, Presiden Direktur PT AstraZeneca Indonesia mengatakan bangga memberikan dukungan terhadap upaya Indonesia untuk membangun pusat vaksin regional untuk memerangi Covid-19 dan penyakit menular lainnya.

"Tujuan kami adalah untuk memperkuat ketahanan kesehatan Indonesia dalam hal pengembangan, produksi, dan akses terhadap obat-obatan untuk mendukung kesehatan dan kemakmuran rakyat Indonesia," terannnya.

Di kesempatan yang sama, Lim Soeyantho, Deputi Presiden Direktur Combiphar Group, merasa terhormat bisa terlibat dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia.

baca juga

"Melalui kerja sama kami dengan AstraZeneca dan BioKangtai, kami yakin dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam misinya untuk menyediakan perawatan kesehatan yang mudah diakses dan efektif untuk semua masyarakat Indonesia," tuturnya.

Terakhir, Xiang Miao, Presiden BioKangtai mengatakan upaya bersama ini sudah diawali dengan kerja sama pengiriman vaksin AstraZeneca ke Indonesia.

"Kami menantikan untuk dapat menjalin kolaborasi baru dari penandatanganan hari ini, dan kami akan terus memperdalam kerja sama dengan mitra baru di seluruh dunia, bekerja sama untuk mengeksplorasi jalur kolaborasi ilmiah, komersial, dan produksi yang baru. Melalui upaya ini, kita dapat membangun sistem kesehatan masyarakat yang lebih adil dan tangguh secara global, dan lebih jauh lagi memberikan manfaat pada layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemukiman Warga di Asahan Diserang Ulat Bulu, Warga Keluhkan Gatal hingga Muncul Bintik Merah

Pemukiman Warga di Asahan Diserang Ulat Bulu, Warga Keluhkan Gatal hingga Muncul Bintik Merah

Sumut | Senin, 03 April 2023 | 16:22 WIB

Minat Vaksinasi Warga Jogja Selama Ramadan Rendah, Capaian Booster Kedua Baru 3,39 Persen

Minat Vaksinasi Warga Jogja Selama Ramadan Rendah, Capaian Booster Kedua Baru 3,39 Persen

Jogja | Sabtu, 01 April 2023 | 14:10 WIB

5 Fakta Virus Marburg, Risiko Angka Kemtian 88 Persen Hantui Momen Ramadhan dan Idul Fitri 2023 Indonesia

5 Fakta Virus Marburg, Risiko Angka Kemtian 88 Persen Hantui Momen Ramadhan dan Idul Fitri 2023 Indonesia

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 09:12 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×