Cuaca Panas Ekstrem Melanda, Ini Pertolongan Pertama Saat Heatstroke Menyerang

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 28 April 2023 | 19:15 WIB
Cuaca Panas Ekstrem Melanda, Ini Pertolongan Pertama Saat Heatstroke Menyerang
Cuaca panas. (Shutterstock)

Suara.com - Viral cuaca panas ekstrem di Indonesia membuati dokter ingatkan ancaman heatstroke yang bisa menyebabkan kematian akibat hipertermia. Seperti apa pertolongan pertamanya?

Pitam panas atau heatstroke adalah gangguan saat tubuh tidak mampu lagi mengontrol tubuh, sehingga suhu tubuh seperti demam akan melonjak dengan cepat.

"heatstroke bisa meningkatkan suhu seseorang hingga mencapai 40 derajat celcius, bahkan lebih. Selanjutnya tubuh akan alami kondisi serius berupa hipertermia," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD, dr. Rydy Kurniawan, Sp.PD melalui keterangann yang diterima suara.com, Jumat (28/4/2023).

Bukan kepanasan atau kegerahan biasa, hipertermia adalah kondisi suhu inti tubuh yang meningkat tajam dan tiba-tiba dalam waktu singkat, tapi tubuh tidak mampu atau tidak punya cukup waktu untuk berkeringat mendinginkan diri.

Ilustrasi gambar heat stroke. (freepik)
Ilustrasi heatstroke. (freepik)

"Hipertermia butuh penanganan cepat. Apabila tidak segera ditangani, heatstroke dapat menyebabkan cacat permanen atau bahkan kematian," sambung dr. Rudy.

Beberapa gejala stroke heatstroke yang wajib dikenali yaitu suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, kebingungan hingga bicara tidak jelas, tidak lagi berkeringat tapi panas dan kering saat disentuh.

Ada juga tanda berupa mual, muntah, kulit memerah, pernapasan dan detak jantung meningkat cepat, kepala berdenyut.

Berikut ini pertolongan pertama heatstroke yang harus segera dilakukan:

  1. Hubungi layanan darurat segera agar mereka bisa menuju lokasi Anda dan penderita heatstroke atau heat exhaustion secepatnya.
  2. Bawa penderita ke ruangan dengan suhu lebih dingin.
  3. Lepas pakaian berlebih seperti jaket, sepatu, kaos kaki, dan celana ketat tebal.
  4. Kompres penderita dengan kain air dingin untuk membantu menurunkan suhu mereka.
  5. Basahi muka, leher, lengan, dan paha kaki penderita dengan air es atau air dingin.
  6. Beri penderita air dingin sebanyak-banyaknya untuk diminum.
  7. Apabila kondisi sudah terlalu parah, bisa mengisi bathup dengan air es untuk penderita heatstroke. Berendam selagi menurunkan suhu tubuhnya hingga bantuan medis datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Cuaca Panas Ekstrem dengan Hati yang Dingin, Amalkan Doa Berikut Ini Secara Rutin

Hadapi Cuaca Panas Ekstrem dengan Hati yang Dingin, Amalkan Doa Berikut Ini Secara Rutin

| Jum'at, 28 April 2023 | 13:56 WIB

Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Mudah Atasi Kulit yang Terbakar Matahari

Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Mudah Atasi Kulit yang Terbakar Matahari

Your Say | Jum'at, 28 April 2023 | 13:25 WIB

Minum Dingin saat Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah? Begini Penjelasan Dokter

Minum Dingin saat Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah? Begini Penjelasan Dokter

| Kamis, 27 April 2023 | 21:06 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB