Hari Hipertensi Sedunia 2023: Ini Cara Periksa Tekanan Darah Tinggi yang Benar

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2023 | 14:36 WIB
Hari Hipertensi Sedunia 2023: Ini Cara Periksa Tekanan Darah Tinggi yang Benar
Ilustrasi pasien hipertensi memilih jenis makanan (Freepik/prostooleh)

Suara.com - Tanggal 18 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia atau World Hypertension Day 2023. Tetapi mirisnya masih sedikit yang memahami cara periksa tekanan darah yang benar. 

Menurut President Indonesian Society of Hypertension, dr. Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH berdasarkan data Riskesdas 2018 menunjukan 34,1 persen atau 1 dari 3 orang masyarakat Indonesia.

Hipertensi adalah besarnya kekuatan aliran dadah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah atau arteri.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

"Sayangnya banyak masyarakat yang tidak sadar menderita hipertensi. Padahal hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan organ lainnya," ungkap dr. Tunggul dalam acara diskusi #BeatHypertension di Atmajaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2023).

Berikut ini prosedur periksa tekanan darah yang tepat menurut dr. Tunggul yang perlu diperhatikan:

1. Periksa 3 Kali Berturut-Turut

Menurut dr. Tunggul tekanan darah bisa berubah-ubah dengan drastis, bahkan usai berjalan jauh atau setelah tidur tekanan darah bisa sangat berbeda.

"Jadi kalau pemeriksaan dilakukan selama tiga kali setiap 1,5 menit berturut-turut, maka ambil yang rata-ratanya. Jadi angka yang paling tinggi dan paling rendah itu nggak diambil," ujar dr. Tunggul.

2. Dilakukan Saat Beristirahat 

Pakar hipertensi dr. Tunggul juga tidak menyarankan tekanan darah diperiksa setelah berlari atau setelah berjalan. Disarankan diperiksa saat kondisi fisiknya sedang stabil.

"Jadi nggak boleh lagi pusing atau tekanan darah rendah. Jadi lakukan pas tubuh sedang normal dan setelah beristirahat," jelas dr. Tunggul.

3. Cara Membaca Alat Tekanan Darah

Lantaran tekanan darah tinggi berubah-ubah, maka alat tensi bisa menunjukan hasil yang tidak sebenarnya. Apalagi pemeriksaan tekanan darah tinggi dilakukan dengan alat raksa yang sudah tidak bisa digunakan.

"Jadi kalau alatnya menunjukan 140 per 90 berturut-turut pakai alat digital baru itu benar. Apalagi jika sudah 180 per 100 itu harus hati-hati banget, udah parah," tegas dr. Tunggul. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Konsumsi Daging Kambing yang Aman, Khusus Penderita Hipertensi!

4 Cara Konsumsi Daging Kambing yang Aman, Khusus Penderita Hipertensi!

Your Say | Minggu, 14 Mei 2023 | 13:48 WIB

5 Manfaat Buah Dewandaru untuk Kesehatan, Efektif Mengatasi Hipertensi

5 Manfaat Buah Dewandaru untuk Kesehatan, Efektif Mengatasi Hipertensi

Your Say | Selasa, 09 Mei 2023 | 12:29 WIB

Benarkah Tidur Siang Bisa Bikin Badan Gemuk Hingga Obesitas ?

Benarkah Tidur Siang Bisa Bikin Badan Gemuk Hingga Obesitas ?

| Jum'at, 05 Mei 2023 | 13:37 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB