Mengenal Vaksin Dengue, Benarkah Bisa Cegah DBD?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 01 Juni 2023 | 13:00 WIB
Mengenal Vaksin Dengue, Benarkah Bisa Cegah DBD?
Ilustrasi nyamuk DBD (Pexels/Ravi Kant)

Suara.com - Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Kabar baiknya, vaksin dengue sebenarnya sudah tersedia.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan saat ini ada 4 tipe virus dengue penyebab sakit DBD di seluruh dunia.

Virus dengue adalah virus yang dibawa nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus, ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk. Seseorang yang terinfeksi akan mengalami demam, ruam, nyeri otot dan sendi.

Ilustrasi vaksin booster kedua (unsplash)
Ilustrasi vaksin booster kedua (unsplash)

"Saat ini ada 2 vaksin DBD yang bisa digunakan untuk mencegah sakit parah akibat virus dengue di Indonesia," ujar Siti Nadia dalam acara diskusi Demam Berdarah di Sekitar Kita: Ayo #3MPlusVaksin di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2023).

Vaksin DBD pertama yakni dengvaxia yang lebih dulu mendapat izin edar, lalu vaksin DBD kedua yakni Qdenga disetujui BPOM pada 19 Agustus 2022 yang terdaftar atas nama PT. Takeda Indonesia, dan diproduksi IDT Biologika GmbH Germany.

Keunggulan dari vaksin ini yaitu berisi 4 strain virus dengue yang paling banyak menyebabkan sakit DBD.

Dari hasil riset Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), efektifitas vaksin DBD Qdenga ini 95,4 persen mampu mencegah perawatan di rumah sakit, sehingga bila terinfeksi tidak bergejala berat.

Hal ini dibenarkan Ketua UKK Infeksi & Penyakit Tropis, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr.dr.Anggraini Alam,Sp.A(K) bahwa vaksin DBD ini sudah mulai bisa diberikan kepada anak usia 6 tahun hingga orang dewasa 45 tahun.

"Vaksin DBD dari Takeda ini diberikan 2 kali, dosis pertama diberikan pada hari ke-0 selanjutnya diberikan 3 bulan berikutnya," ungkap dr. Anggraini.

baca juga

"Setelah pemberian vaksinasi dua kali, sudah ada penelitiannya setahun setengah lebih dari 90 persen tidak rawat inap. Sedangkan 4,5 tahun kemudian setelah 2 kali divaksin, 88 persen kemungkinan seseorang tidak rawat inap karena dengue," sambung dr. Anggraini.

Adapun dari segi harga General Manager Takeda, Andreas Gutknecht mengatakan pemasaran harga vaksin DBD berbeda di setiap negara, bergantung pada daya beli masyarakatnya.

"Jadi harga eceran tertinggi (HET) di Indonesia yang tertera pada box Rp 567 ribu per dosis vaksin DBD. Tapi harga ini belum dihitung biaya administrasi dan jasa untuk dokter. Inilah sebabnya Takeda terus kampanye perusahaan dan institusi supaya lebih banyak lagi masyarakat bisa akses vaksin, dan berharap dijadikan program imunisasi nasional," tutup Andreas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Vaksin yang Harus Dipenuhi Sebelum Berangkat Haji? Pastikan Sudah Dapat 5 Jenis Ini

Apa Saja Vaksin yang Harus Dipenuhi Sebelum Berangkat Haji? Pastikan Sudah Dapat 5 Jenis Ini

News | Selasa, 30 Mei 2023 | 14:04 WIB

Indonesia Kirim 1,5 Juta Dosis Vaksin ke Nigeria Senilai Rp30,3 Miliar

Indonesia Kirim 1,5 Juta Dosis Vaksin ke Nigeria Senilai Rp30,3 Miliar

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2023 | 06:21 WIB

Tidak Cuma Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh, Dokter Ungkap Imunisasi Lengkap Bantu Anak Jadi Lebih Cerdas

Tidak Cuma Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh, Dokter Ungkap Imunisasi Lengkap Bantu Anak Jadi Lebih Cerdas

Health | Senin, 29 Mei 2023 | 16:02 WIB

Terkini

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:38 WIB

×