Wajib Tahu! Begini Cara Terhindar dari Kanker Saat Konsumsi Daging Kurban

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 23 Juni 2023 | 10:13 WIB
Wajib Tahu! Begini Cara Terhindar dari Kanker Saat Konsumsi Daging Kurban
Ilustrasi daging kurban (Unsplash/Usman Yousaf)

Suara.com - Hari Raya Idul Adha mengonsumsi sate dan daging bakar berlebihan berisiko sakit kanker usus besar karena kandungan zat karsinogen. Lantas, gimana cara mencegahnya ya?

Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik Eka Hospital Cibubur, dr. Andhika Rachman, Sp.PD-KHOM, FINASIM membenarkan memang zat karsinogen bisa terbentuk karena proses pembakaran. Zat ini terbentuk saat daging dipanggang dengan temperatur tinggi dan lama.

"Hal ini membuat daging sate atau steak tampak menghitam atau gosong. Karsinogen dapat menyebabkan kerusakan sel yang pada akhirnya dapat mengakibatkan penyakit kanker," ujar dr. Andhika melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (@3/6/2023).

Ilustrasi daging kurban (unsplash)
Ilustrasi daging kurban (unsplash)

Zat karsinogen juga terjadi karena reaksi kimia kandungan asam amino, gula, dan creatine di daging merah bersuhu tinggi lalu membentuk heterocyclic amines (HCAs) sebagai si pembentuk karsinogen.

Inilah sebabnya dr. Andhika menyarankan untuk pilih daging merah yang segar dibanding daging olahan pabrik, dan gunakan cara masak yang lebih sehat dengan cara direbus atau dikukus.

"Akan lebih baik daripada digoreng atau dibakar, hal ini akan membuat berkurangnya zat karsinogen pada daging tersebut," sambung dr. Andhika.

Apabila zat karsinogen sudah masuk ke dalam tubuh, risiko kanker yang bisa terjadi meliputi kanker usus besar. Kanker ini ditandai saat buang air besar (BAB) tidak tuntas, pendarahan, sering kram, lemas hingga penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.

"Kelompok risiko rendah atau orang yang memiliki berat badan berlebih, sering memiliki masalah pencernaan dan memiliki gaya hidup sehat. Sebaiknya dilakukan deteksi dini setiap lima tahun ketika berusia 45 tahun," jelas dr. Andhika.

"Kelompok dengan risiko tinggi merupakan orang yang memiliki sejarah kanker usus besar di keluarganya, dan sebaiknya melakukan pemeriksaan ketika berusia di atas 30 tahun," sambung dr. Andhika.

Berikut ini 3 cara mengurangi zat karsinogen di sate dari daging kurban menurut dr. Andhika:

1. Rendam bumbu atau daging sebelum dimasak, guna kurangi kemungkinan makanan yang dibakar gosong.

2. Kalau bisa lemak pada daging dibuang saja. Jika ingin konsumsi sate ayam atau sate kambing, disarankan untuk jangan menggunakan lemak.

"Karena jika lemak yang terbakar, akan meneteskan minyak yang akan menimbulkan asap dan mengasapi daging," kata dr. Andhika.

3. Hindari membalikkan daging menggunakan garpu, tapi gunakanlah penjepit, sebab jika terkena arang, ini akan dapat menimbulkan zat kimia yang mengasapi daging.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanderol Rp 80 Juta, Ini Penampakan Sapi Kurban Jokowi Dibeli dari Peternak di Natuna

Dibanderol Rp 80 Juta, Ini Penampakan Sapi Kurban Jokowi Dibeli dari Peternak di Natuna

Jakarta | Kamis, 22 Juni 2023 | 23:19 WIB

Jelang Idul Adha, Ini 7 Tips Membeli Hewan Kurban yang Baik

Jelang Idul Adha, Ini 7 Tips Membeli Hewan Kurban yang Baik

| Kamis, 22 Juni 2023 | 19:57 WIB

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 2023, Lengkap dengan Niat hingga Panduan MUI

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 2023, Lengkap dengan Niat hingga Panduan MUI

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 09:05 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB