Heboh Sindikat Jual Organ, Kenapa Manusia Bisa Hidup dengan Satu Ginjal?

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 21 Juli 2023 | 19:38 WIB
Heboh Sindikat Jual Organ, Kenapa Manusia Bisa Hidup dengan Satu Ginjal?
Ilustrasi ginjal (Unsplash)

Publik kini dihebohkan dengan sindikat jual beli ginjal internasional. Perkara ini viral dan menjadi sorotan masyarakat setelah polisi berhasil menggulung sindikat tersebut.

Diketahui, sindikat ini beroperasi dari Indonesia ke Kamboja dan menawarkan imbalan sampai dengan Rp 150 juta untuk setiap orang yang mau memberikan ginjalnya.

Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, sebanyak 122 WNI dilaporkan menjadi korban sindikat TPPO penjualan organ ginjal di Kamboja dengan melakukan transplantasi di Rumah Sakit Preah Ket Mealea.

Kini, polisi sudah menetapkan 12 orang sebagai tersangka termasuk oknum polisi dan petugas imigrasi yang terlibat dalam jual beli ginjal.

Dari para tersangka didapat informasi bahwa kebanyakan korban menjual salah satu ginjalnya atas dasar kebutuhan ekonomi.

Dari hebohnya kasus TPPO sindikat jual beli ginjal tersebut, lantas, bagaimanakah manusia bisa hidup dengan satu ginjal? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Untuk diketahui, ginjal merupakan organ tubuh manusia yang krusial. Salah satu fungsi ginjal dalam tubuh yaitu untuk menyaring dan membuang zat sisa metabolisme tubuh. Secara umum, setiap manusia mempunyai dua organ ginjal dalam tubuh, tetapi ada juga beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang hidup dengan satu ginjal.

Jadi, hidup dengan satu ginjal bisa saja terjadi. Kondisi ini bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti kelainan bawaan sejak lahir, kondisi pasca donor ginjal, dan lain sebagainya.

Umumnya, hidup dengan satu ginjal memang bisa dilakukan. Namun, hal itu tentu saja tidak terlepas dari risiko yang melekat padanya. Tentu saja, saat tubuh mempunyai satu ginjal, maka organ tubuh tersebut harus bekerja dengan ekstra untuk menyaring darah.

Oleh karenanya, ada beberapa komplikasi yang selalu menjadi risiko ketika seseorang hidup dengan satu ginjal, yaitu hipertensi atau tekanan darah tinggi, rendahnya laju filtrasi glomerulus (GFR) dalam penyaringan darah, albuminuria atau ginjal bocor yaitu kondisi adanya protein di dalam urine.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal RS Preah Ket Meala, Rumah Sakit Kamboja Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal

Mengenal RS Preah Ket Meala, Rumah Sakit Kamboja Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 19:18 WIB

Bantu Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi, Kapolri Klaim Tindak Tegas Aipda M: Kami Tak Pernah Ragu-ragu!

Bantu Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi, Kapolri Klaim Tindak Tegas Aipda M: Kami Tak Pernah Ragu-ragu!

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 17:59 WIB

Terungkap Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Ternyata Dilakukan di Rumah Sakit Militer

Terungkap Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Ternyata Dilakukan di Rumah Sakit Militer

Video | Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:30 WIB

Bukan Cuma di Bekasi, Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja Ternyata Punya Markas di Cilebut

Bukan Cuma di Bekasi, Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja Ternyata Punya Markas di Cilebut

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:58 WIB

Terkuak! Eksekusi Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Dilakukan di Rumah Sakit Militer

Terkuak! Eksekusi Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Dilakukan di Rumah Sakit Militer

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 14:53 WIB

Terlibat Kasus TPPO Perdagangan Ginjal Internasional, Berapa Gaji Aipda M?

Terlibat Kasus TPPO Perdagangan Ginjal Internasional, Berapa Gaji Aipda M?

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 14:30 WIB

Kasus TPPO Sindikat Jual Beli Ginjal, Ini Peran Aipda M dan Oknum Petugas Imigrasi

Kasus TPPO Sindikat Jual Beli Ginjal, Ini Peran Aipda M dan Oknum Petugas Imigrasi

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 13:47 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB