Sering Infeksi Saat Pakai Plester? Bisa Jadi Alami Kondisi Ini

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 31 Agustus 2023 | 17:59 WIB
Sering Infeksi Saat Pakai Plester? Bisa Jadi Alami Kondisi Ini
Ilustrasi memakai plester luka (Shutterstock)

Suara.com - Perban penutup luka bisa jadi penyebab infeksi baru pada kulit. Kondisi itu sebenarnya dinamakan Medical Adhesive-Related Skin Injury (MARSI) atau luka akibat perekat medis seperti plester.

Kondisi itu terjadi akibat penggunaan plester yang kurang tepat sehingga mengakibatkan kerusakan permukaan kulit sampai menimbulkan rasa nyeri, infeksi, perluasan luka, hingga lambatnya penyembuhan luka. 

Dokter spesialis bedah saraf dr. Heri Setyanto, Sp.B, FInaCS., menjelaskan bahwa pasien yang alami MARSI kerap mengalami lecet, melepuh, atau kulit pasien terkelupas ketika plester dilepaskan. 

"Tanpa penanganan yang tepat, kondisi kulit tersebut dapat berisiko menimbulkan infeksi atau penyakit lainnya. MARSI sendiri bisa menjadi beban ekonomi tersendiri bagi pasien karena harus mengeluarkan biaya lebih, serta menambah waktu pengobatan," kata dokter Heri dalam temu media di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan harus dibekali dengan pengetahuan terkait perekat medis yang sesuai dengan kebutuhan pasien berisiko untuk mencegah MARSI.

Hasil temuan Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) tercatat bahwa 32 dari 36 pasien (88,88%) yang mengalami MARSI merasakan nyeri atau sakit yang mengganggu. Bahkan enam di antaranya juga mengalami komplikasi infeksi. Menurut dokter Heri, pasien yang memiliki faktor risiko terkena MARSI kebanyakan pasien lanjut usia, pasien pediatrik, pasien ICU, dan pasien yang telah menjalani pembedahan. 

“Masih sedikit rumah sakit yang memiliki Standard Operational Procedures (SOP) untuk MARSI. Dengan demikian, jelas bahwa konsensus MARSI ini sangat dibutuhkan di Indonesia, terutama untuk pasien risiko tinggi,” tambah dr. Heri.

Survei yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Intensive Care Indonesia (PERDICI) juga ditemukan bahwa dari 59 anggota PERDICI ditemukan tipe MARSI tertinggi pada pasien di ICU ialah dermatitis iritan kontak sebanyak 47,3 persen dan dermatitis alergi sebanyak 30,9 persen.

Di ICU, masalah MARSI dan komplikasinya kerap ditemui. Pada jurnal penelitian menemukan bahwa prevalensi MARSI di ICU hingga 42 persen

baca juga

"Pasien dengan penyakit kritis di ICU rentan terhadap MARSI karena berbagai faktor, di antaranya, kondisi umum mereka yang sehari-hari terkena paparan yang tinggi terhadap perekat medis, malnutrisi, ketidakstabilan hemodinamik, disfungsi organ, edema, kelainan kulit,” jelas Dr. dr. Erwin Pradian, Sp.An, KIC, KAR, M.Kes.

Dalam proses pengobatan, pasien di ICU biasanya membutuhkan berbagai perangkat medis untuk pemantauan, diagnosis, dan pengobatan. Misalnya kateter urin, enteral, dan vaskular adalah perangkat medis yang paling banyak digunakan, yang memerlukan penggunaan perekat medis atau plester, di mana dalam prosesnya selalu diganti secara berkala. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alert! Kasus ISPA di Jabodetabek Tembus 200 Ribu Per Bulan, Dokter Paru: Mengkhawatirkan!

Alert! Kasus ISPA di Jabodetabek Tembus 200 Ribu Per Bulan, Dokter Paru: Mengkhawatirkan!

Health | Kamis, 31 Agustus 2023 | 09:52 WIB

Penelitian: Sebabkan Penyakit Alergi Seumur Hidup, Mayoritas Warga Jakarta Gak Sadar Bahaya Polusi Udara!

Penelitian: Sebabkan Penyakit Alergi Seumur Hidup, Mayoritas Warga Jakarta Gak Sadar Bahaya Polusi Udara!

Lifestyle | Minggu, 27 Agustus 2023 | 11:15 WIB

Mengenal Tes HPV DNA Genotyping, Bantu Wanita Deteksi Virus HPV Penyebab Kanker Serviks

Mengenal Tes HPV DNA Genotyping, Bantu Wanita Deteksi Virus HPV Penyebab Kanker Serviks

Health | Kamis, 24 Agustus 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×