Dokter Ungkap Pasien di ICU Lebih Rentan Alami Resistensi Antimikroba, Bisa Sebabkan Kematian?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 08 September 2023 | 12:55 WIB
Dokter Ungkap Pasien di ICU Lebih Rentan Alami Resistensi Antimikroba, Bisa Sebabkan Kematian?
Ilustrasi Rumah Sakit, ruang ICU. (Unsplash/Piron Guillaume)

Suara.com - Kondisi sakit parah membuat seseorang harus dirawat di intensive care unit atau ICU. Namun yang jadi perhatian, saat berada di ICU pasien akan berisiko alami resistansi antimikroba (AMR). 

Jika dibiarkan saja, kondisi AMR ini bisa membuat pasien sulit menerima obat yang berdampak pada kondisinya. Bahkan, kondisi pasien yang semakin parah ini bisa membuatnya berisiko alami kematian.

Dokter spesialis anestesi konsultan, dr. Vannesi T. Silalahi, Sp.An, MSc, KIC, mengatakan, kondisi AMR ini bisa terjadi adanya penggunaan antimikroba yang tidak tepat. Padahal, pemberian antimikroba atau antibiotik ini harus tepat pasiennya, waktunya, dan fungsinya.

“Risiko terjadinya AMR karena penggunaan antimikroba tidak tepat pasien, tidak tepat guna, (dan) tidak tepat waktunya. Kita perlu harus antibiotik atau antimikroba yang jitu yang benar-benar tepat guna, indikasinya pas, timing-nya pas,” ucap dr. Vannesi dalam Seminar bersama Pfizer dan Eka Hospital, Rabu (6/9/2023).

resistensi antimikroba atau zoonosis [shutterstock]
resistensi antimikroba atau zoonosis [shutterstock]

Tidak hanya itu, berdasarkan penjelasan dr. Vannesi, ketika tubuh sudah alami AMR, maka sangat berbahaya bagi pasien. Hal ini karena pemberian obat itu akan membuat pasien menjadi kebal. Apalagi, dari WHO sendiri tercatat kondisi kematian akibat AMR ini mencapai 1,27 juta pada 2019.

Untuk itu, saat proses anestesi di rumah sakit, pihak dokter maupun keluarga harus benar-benar jelas terkait kondisi pasien. Hal ini agar pasien bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Hal tersebut juga akan menghindari pasien alami AMR yang membahayakan nyawanya.

“Komunikasi antara dokter dengan keluarga juga harus terjalin dengan baik. Harus tahu kondisi pasien, penggunaan antibiotiknya untuk apa. Hasil dari laboratorium juga harus diuji dulu, perkembangan kondisi pasien, sampai kondisi bagaimana resistensi antimikroba ditangani juga penting dibicarakan,” ucap dr. Vannesi.

“Kalau saya emang agak bawel karena emang berpengaruh banget bagi pasien. Ini membuatnya rentan kalau alami resistensi antimikroba,” sambungnya.

Untuk itu, diharapkan kalau ada anggota keluarga yang dirawat di ICU harus bisa ditanyakan semuanya biar jelas. Pihak keluarga juga penting memberikan dukungan kepada pasien biar mereka bisa semangat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rumah Sakit Terima Pasien BPJS di Medan, Berikut Nomor Telepon dan Lokasinya

Daftar Rumah Sakit Terima Pasien BPJS di Medan, Berikut Nomor Telepon dan Lokasinya

Sumut | Kamis, 07 September 2023 | 13:26 WIB

Siloam Siapkan Ekspansi Rumah Sakit Baru, Beli Lahan di Surabaya dan Jakarta

Siloam Siapkan Ekspansi Rumah Sakit Baru, Beli Lahan di Surabaya dan Jakarta

Bisnis | Rabu, 06 September 2023 | 10:17 WIB

Tensi Darah Naik usai Ngamuk hingga Banting Mikrofon di Sidang, Lukas Enembe Dilarikan ke Rumah Sakit

Tensi Darah Naik usai Ngamuk hingga Banting Mikrofon di Sidang, Lukas Enembe Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Senin, 04 September 2023 | 13:09 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×