Belajar Dari Kasus Bunuh Diri Mahasiswi Unnes, Jangan Terlambat Minta Bantuan Saat Alami Masalah Kesehatan Mental

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 12 Oktober 2023 | 19:35 WIB
Belajar Dari Kasus Bunuh Diri Mahasiswi Unnes, Jangan Terlambat Minta Bantuan Saat Alami Masalah Kesehatan Mental
Ilustrasi bunuh diri di jembatan. [Elements Envato]

Suara.com - Baru-baru ini viral di media sosial mengenai mahasiswi dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang melompat dari lantai 4 Mall Paragon Semarang. Peristiwa bunuh diri yang dilakukan mahasiswi berinisial N itu lantas menjadi sorotan warganet.

Meski demikian hingga saat ini belum diketahui alasan mahasiswi berinisial N itu mengakhiri hidupnya. Sementara dari surat terakhir yang dibuat, N hanya meminta maaf kepada sang ibu terkait keputusan yang diambilnya itu.

Namun baru-baru ini justru warganet menyoroti postingan ulang di akun Tiktok milik N @Na*****a. Dalam postingan ulang akunnya, memperlihatkan tentang unggahan galau seorang wanita yang disakiti pasangan prianya.

Bahkan, dalam postingan ulang memperlihatkan pria yang hanya memanfaatkan tubuh pasangan wanitanya. Selain itu, postingan ulang lainnya juga mengenai rasa lelah dan sakit hati kepada seseorang. Hal tersebut yang menjadi dugaan N alami masalah mental hingga akhirnya putuskan bunuh diri.

Warganet juga sangat menyayangkan keputusan N mengakhiri hidupnya. Dalam kolom komentar, warganet justru saling mengingatkan untuk selalu bercerita jika ada masalah yang dihadapinya. Hal ini demi kesehatan mental masing-masing.

“Buat kalian semua kuatin iman lagi ya, sebesar apa masalahmu tolong jangan sampe berpikir untuk bunuh diri,” komentar salah seorang warganet.

“Buat kalian yang ngerasa gak punya temen cerita sini cerita jangan bunuh diri plis,” tulis warganet lainnya

“Kalau ada masalah cerita, jangan bunuh diri,” sahut akun lainnya.

Terkait masalah mental sendiri memang bukan menjadi hal yang dapat dianggap remeh. Pasalnya, jika kondisinya sudah semakin parah, hal ini bisa sebabkan berbagai hal, salah satunya bunuh diri.

baca juga

Artis sekaligus psikolog klinis, Nimaz Indryastuti Dewantary, M.Psi., Psikolog mengatakan, seseorang harus bisa mengenali jika masalah mentalnya itu sudah cukup parah. Biasanya, orang tersebut akan menunjukkan beberapa perilaku atau perasaan yang berbeda.

“Kapan seseorang perlu mencari bantuan ini bisa terlihat dari tanda-tandanya. Biasanya akan ada perubahan yang dialami oleh orang tersebut,” ucap Nimaz dalam media briefing Kemenkes tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Kamis (12/10/2023).

Lantas sebenarnya kapan seseorang perlu bantuan atas masalah mental yang dihadapinya? Simak beberapa masalahnya berikut.

  1. Saat orang tersebut merasa alami gejala dari gangguan jiwa tertentu. Bisa langsung minta bantuan ahli dan usahakan tidak self diagnose.
  2. Munculnya pemikiran atau perilaku untuk membahayakan diri sendiri atau orang lain.
  3. Adanya perubahan perilaku dan emosi secara drastis.
  4. Keluhan terkait kesehatan mental yang berulang.
  5. Stres berlebihan atau kesulitan dalam mengalami peristiwa traumatis.
  6. Krisis dalam hubungan dengan orang lain.
  7. Kesulitan mengelola emosi dan kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Mahasiswi Udinus Semarang Tulis Surat Khusus untuk Ibu dan Pacar

Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Mahasiswi Udinus Semarang Tulis Surat Khusus untuk Ibu dan Pacar

Jawa Tengah | Kamis, 12 Oktober 2023 | 15:14 WIB

Kematian Mahasiswi Unnes Masih Misterius, Netizen Geruduk Akun Pacar: Nada Diapain Mas?

Kematian Mahasiswi Unnes Masih Misterius, Netizen Geruduk Akun Pacar: Nada Diapain Mas?

Jawa Tengah | Kamis, 12 Oktober 2023 | 08:24 WIB

Marak Berita tentang Mahasiswa Bunuh Diri, Apa Penyebabnya?

Marak Berita tentang Mahasiswa Bunuh Diri, Apa Penyebabnya?

Your Say | Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×