Anak Telan Benda Asing Sembarangan, Bisakah Sebabkan Kematian? Dokter Anak Ungkap Faktanya

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 09 November 2023 | 18:58 WIB
Anak Telan Benda Asing Sembarangan, Bisakah Sebabkan Kematian? Dokter Anak Ungkap Faktanya
Ilustrasi anak menelan benda asing. (Freepik/jcomp)

Suara.com - Anak-anak biasanya seringkali memasukkan tangan maupun berbagai benda asing ke mulutnya. Meskipun perilaku ini menjadi hal wajar dalam fase tumbuh kembang anak, kondisi nyatanya juga bisa membahayakan jika benda asing tertelan.

Kasus anak yang menelan benda asing ini biasanya terjadi pada anak usia di bawah 3 tahun. Dokter anak mengungkap, jika benda asing tertelan, 80 sampai 90 persen anak akan langsung mengeluarkannya secara spontan. Namun, 10 sampai 20 persen harus dikeluarkan melalui pengangkatan endoskopik.

Pakar kesehatan anak dari Unit Kerja Koordinasi Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia Dr dr Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menjelaskan, jika hal ini terjadi orang tua harus bisa segera melakukan tindakan. Pasalnya, kondisi menelan benda asing ini bisa berdampak buruk, bahkan kematian.

Biasanya, kondisi menelan barang hingga menyebabkan kematian ini terjadi karena tersedak sehingga menutup saluran pernapasan. Selain itu, jika bendanya taja, kondisi ini bisa membuat asam lambung menyebabkan dan menyebabkan infeksi berbahaya bagi tubuh.

Ilustrasi anak sedang bermain [Pexels/Cottonbro Studio]
Ilustrasi anak sedang bermain [Pexels/Cottonbro Studio]

“Tertelan bisa sebabkan meninggal, tapi mekanismenya tergantung, kalau kondisinya berbahaya dan sebabkan meninggal biasanya tersedak sehingga menutup saluran pernapasan. Kalau benda asingnya tajam dan menusuk cairan cerna, bisa asam lambung menyebar lalu jadi infeksi berbahaya,” kata dr. Ariana dalam media briefing bersama IDAI, Kamis (9/11/2023).

Untuk itu, orang tua harus selalu bisa mewaspadai anak ketika sedang bermain atau melakukan aktivitas sehari-hari. Kalaupun anak menelan benda asing, biasanya mereka juga akan menimbulkan berbagai gejala di antaranya:

Gejala

  • Disfagia (kesulitan menelan);
  • Odinofagia (adanya rasa sakit saat menelan);
  • Nyeri retrosternal atau pada bagian dada;
  • Stridor atau adanya suara saat melakukan tarikan napas;
  • Hypersaliva atau air liur berlebih;
  • Irritabilitas;
  • Nyeri pada perut dan dada;
  • Anak tidak mau makan;
  • Mengi;
  • Dispnea atau sesak napas.

Apa yang harus dilakukan orang tua untuk mencegahnya?

Sebab kondisi ini cukup berbahaya, para orang tua juga harus bisa lakukan antisipasi untuk mencegah agar tidak terjadi. Berikut beberapa cara mencegah agar anak tidak menelan benda asing.

baca juga
  • Selalu bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada benda asing yang berserakan dan berisiko ditelan anak.
  • Tempatkan benda-benda kecil yang berbahaya di tempat aman.
  • Letakkan berbagai benda berbahaya di lokasi terkunci.
  • Jangan letakkan cairan berbahaya di botol air mineral karena berisiko.

Itu dia beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah anak menelan benda asing. Hal ini akan sangat berguna untuk menghindari anak dari bahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Mata di Tanah Melus, Mencari Jalan Pulang

Ulasan Buku Mata di Tanah Melus, Mencari Jalan Pulang

Your Say | Kamis, 09 November 2023 | 16:47 WIB

Ulasan Novel Ikan Kecil, Perjuangan Keras Orang Tua untuk Memiliki Anak

Ulasan Novel Ikan Kecil, Perjuangan Keras Orang Tua untuk Memiliki Anak

Your Say | Kamis, 09 November 2023 | 15:05 WIB

Gunawan Dwi Cahyo Akui Disebut Ganjen oleh Anak Okie Agustina, Usai Keciduk Chat Mesra dengan Wanita Lain

Gunawan Dwi Cahyo Akui Disebut Ganjen oleh Anak Okie Agustina, Usai Keciduk Chat Mesra dengan Wanita Lain

Your Say | Kamis, 09 November 2023 | 13:59 WIB

Terkini

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

×