Kerja sama pengembangan mobile stroke unit ini melibatkan RS vertikal yang jadi rujukan nasional penyakit stroke di Indonesia. Pengembangan alat ini sangat dibutuhkan di Tanah Air, mengingat penduduk Indonesia yang memiliki akses perawatan stroke khusus jumlahnya kurang dari 1 persen.
Nantinya, mobile stroke unit yang dilengkapi dengan CT diagnostik ini akan memberikan perawatan stroke pre-hospital di waktu yang penting atau golden period, sehingga bisa mengurangi risiko kecacatan atau kematian akibat serangan stroke yang terlambat dibawa ke rumah sakit.