Obat Insulin untuk Pasien Diabetes Disarankan Tersedia di Puskesmas, Pakar Kesehatan Ungkap Manfaatnya

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 20 Desember 2023 | 08:23 WIB
Obat Insulin untuk Pasien Diabetes Disarankan Tersedia di Puskesmas, Pakar Kesehatan Ungkap Manfaatnya
Ilustrasi suntik insulin pasien diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Terap insulin jadi salah satu pengobatan penting bagi pasien diabetes melitus (DM). Selama ini, pasien DM baru bisa mendapatkan insulin di rumah sakit rujukan tingkat lanjut. Namun, pakar kesehatan menyarankan agar insulin bisa tersedia mulai dari fasilitas layanan kesehatan pertama, seperti puskesmas, demi menghemat anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Akademisi dari Center for Health Economics and Policy Studies (CHEPS FKMUI) Prof. Budi Hidayat mengatakan bahwa dana JKN bisa dihemat hingga 14 persen atau sekitar Rp 1,7 triliun per tahun apabila terapi insulin diberikan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Hasil studi tersebut juga dikatakan untuk mendukung pilar transformasi kesehatan pada aspek layanan primer dan transformasi pembiayaan kesehatan.

ilustrasi penderita diabetes menyuntikan insulin (Pixabay.com/peter-facebook)
ilustrasi penderita diabetes menyuntikan insulin (Pixabay.com/peter-facebook)

"Pemberian insulin ini bisa memperkuat fasilitas kesehatan tingkat pertama, tidak hanya berdampak pada budjet saja, karena kan insulin hanya ada pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan. Padahal pemberian insulin lebih bagus dan efisiensi dana pada JKN apabila dilakukan pada tingkat pertama," kata prof Budi dalam konferensi pers CHEPS FKM UI di Jakarta, Senin (18/12/2023).

Meski insulin disarankan agar lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, prof. Budi juga menyarankan agar obat tersebut batu boleh diberikan kepada pasien DM tipe 2 yang telah sakit selama 5 tahun. Karena biasanya pada tahap tersebut penyakit sudah menjadi komplikasi, sehingga tak cukup hanya dengan konsumsi obat biasa.

Terkait penghematan dana tersebut, prof Budi menerangkan, pemberian insulin mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadikan tidak ada lagi rujukan ke rumah sakit tingkat lanjut yang bisa memakan biaya. Di sisi lain, pembiayaan insulin juga tidak murah.

"Belum lagi kalau berbicara akses, di mana fasilitas kesehatan pertama pasti kan dekat dengan tempat tinggal mereka. Jadi, mereka tidak perlu bolak-balik pergi yang jauh ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk mendapatkan insulin," ucapnya.

konferensi pers CHEPS FKM UI. (Lilis/Suara.com)
konferensi pers CHEPS FKM UI. (Lilis/Suara.com)

Kemudahan akses terhadap insulin juga memungkinkan pasien bisa lebih disiplin dalam melakukan pengobatan. Sehingga, harapannya penyakitnya jadi lebih mudah terkontrol dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit.

Insulin sendiri sebenarnya hormon alami yang dihasilkan oleh organ pankreas untuk membantu tubuh dalam mengontrol kadar gula darah dan mengelola glukosa sebagai sumber energi. Namun, pada pasien DM, pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin.

Sehingga diperlukan dukungan pengobatan insulin, terutama bagi pasien DM tipe 1 juga DM tipe 2 yang penyakitnya sudah tidak terkontrol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Autologus Stem Cell Terbukti Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Terapi Autologus Stem Cell Terbukti Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Health | Jum'at, 15 Desember 2023 | 19:00 WIB

Ganjar Sentil Faskes Melahirkan Minim di Puskesmas, Menkes Budi Angkat Suara

Ganjar Sentil Faskes Melahirkan Minim di Puskesmas, Menkes Budi Angkat Suara

Bisnis | Jum'at, 15 Desember 2023 | 11:18 WIB

Liburan Akhir Tahun, Ini 4 Langkah Aman Pasien Diabetes Traveling: Insulin Gak Boleh Habis

Liburan Akhir Tahun, Ini 4 Langkah Aman Pasien Diabetes Traveling: Insulin Gak Boleh Habis

Lifestyle | Selasa, 05 Desember 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB