Menkes Minta Capres Terpilih Fokus Pada Kesehatan Masyarakat, Biar Bisa Capai Bonus Demografi?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Jum'at, 02 Februari 2024 | 10:25 WIB
Menkes Minta Capres Terpilih Fokus Pada Kesehatan Masyarakat, Biar Bisa Capai Bonus Demografi?
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Capres yang terpilih pada Pilpres 2024 mendatang, akan memberikan berbagai perubahan bagi Indonesia. Capres terpilih akan membawa perubahan sesuai dengan visi dan misi yang memang ingin dicapainya. Oleh sebab itu, hal ini akan memengaruhi berbagai sektor di Indonesia, salah satunya kesehatan.

Melihat hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berharap, capres yang terpilih dapat memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Pasalnya, bonus demografi ini menjadi peluang besar untuk Indonesia menjadi negara maju.

“Himbauan saya ke siapapun nanti yang jadi pemimpin kita itu tadi waktu kita untuk capai puncak demografi tinggal 6 tahun lagi. Ini merupakan momentum windows of opportunity atau kesempatan kita jadi negara maju,” ucap Budi Gunadi Sadikin saat diwawancarai di acara Kalbe, Kamis (1/2/2024).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Fajar/Suara.com)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Fajar/Suara.com)

Dalam hal ini berarti, capres yang terpilih dapat meningkatkan pendapatan perkapita tiga kali lipat dari saat ini. Namun, dalam mencapai hal tersebut juga penting untuk melihat dari segi kesehatannya.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemimpin yang terpilih harus bisa memperhatikan sisi kesehatan masyarakat. Menurutnya, jika masyarakat sehat, ini akan berpengaruh sehingga bisa mencapai target bonus demografi.

“Tapi kalau belum ya itu kita masih usahakan untuk itu kan butuh sehat, kalau nggak sehat gimana bisa. Untuk itu makanya penting sekali untuk siapapun nanti pemimpin kita memastikan bahwa masalah Indonesia itu sehat dalam kesehatan,” sambung Budi Gunadi Sadikin.

Tidak hanya itu, Budi Gunadi Sadikin sendiri justru lebih memfokuskan untuk mencegah berbagai penyakit yang ada. Artinya, para pemimpin yang terpilih bisa berfokus pada pencegahan sebelum adanya penyakit yang besar.

Dengan adanya pencegahan dari berbagai penyakit ini, dinilai akan membuat masyarakat jauh lebih sehat. Hal ini juga membantu masyarakat lebih produktif. Oleh sebab itu, para calon presiden harus bisa membuat strategi menjaga masyarakat tetap sehat dan tanggap jika adanya penyakit tertentu.

“Kalau saya fokusnya adalah menjaga tetap sehat, jangan mengobati, jangan tunggu sampai sakit ya. Kalau sehat kan bisa enak bisa kerja bisa produktif, bisa jalan-jalan kalau sakit di rumah sakit. Dan rumah sakit fokusnya adalah strategi menjaga tetap sehat, jangan sampai sakit,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Ungkap Teknologi Deteksi Kanker Sejak Dini, Agar Dapat Penanganan Tepat Sebelum Parah

Menkes Ungkap Teknologi Deteksi Kanker Sejak Dini, Agar Dapat Penanganan Tepat Sebelum Parah

Health | Kamis, 01 Februari 2024 | 15:54 WIB

Pendidikan 3 Anak Budi Gunadi Sadikin, Diajari Agar Tak Jadi Orang 'Money Oriented' Sejak Kecil

Pendidikan 3 Anak Budi Gunadi Sadikin, Diajari Agar Tak Jadi Orang 'Money Oriented' Sejak Kecil

Lifestyle | Senin, 01 Januari 2024 | 15:43 WIB

Profil 3 Anak Budi Gunadi Sadikin: Tak Diberi Fasilitas Mobil, Suka Bepergian Naik Angkot

Profil 3 Anak Budi Gunadi Sadikin: Tak Diberi Fasilitas Mobil, Suka Bepergian Naik Angkot

Lifestyle | Senin, 01 Januari 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB