Ingin Operasi Lasik seperti Afgan? Ketahui Dulu Syarat Batasan Usianya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 03 Februari 2024 | 15:05 WIB
Ingin Operasi Lasik seperti Afgan? Ketahui Dulu Syarat Batasan Usianya
Afgan [Instagram]

Suara.com - Penyanyi Afgan Syahreza terlihat sudah tak lagi memakai kacamata sejak 2022 kemarin. Ia mengaku sudah melakukan operasi lasik untuk memperbaiki penglihatannya.

Saat hadir di podcast Goyang Lidah yang dipandu Praz Teguh, Afgan menyebut bahwa dulu ia memiliki minus tiga, sehingga penglihatan lumayan buram ketika tak memakai kacamata.

"Kalau buka kacamata nggak bisa nyetir dulu," ujarnya, dikutip Sabtu (3/2/2024).

Lebih lanjut, pelantun Panah Asmara ini menyebut bahwa operasi lasik tidaklah terasi sakit, bahkan terasa begitu cepat prosedurnya.

"Enggak. Satu mata itu 30 detik. Terus lo pake kacamata itu udah lo tidur aja, bangun-bangun wow lo kayak spiderman deh," bebernya.

potret Afgan (Instagram/@afgan__)
potret Afgan (Instagram/@afgan__)

Sebagai informasi, operasi lasik adalah operasi untuk memperbaiki kualitas penglihatan pada penderita rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme atau mata silinder.

Dilansir dari Alodokter, operasi ini dilakukan dengan menggunakan sinar laser untuk mengikis dan memperbaiki bentuk kornea mata.

Sehingga nantinya cahaya yang melewati kornea dapat ditangkap sempurna oleh retina agar penglihatan dapat menjadi lebih baik, jelas, dan tajam.

Tapi perlu dicatat bahwa tidak semua penderita gangguan penglihatan dapat menjalani operasi lasik, karena ada batas usia minimal, yakni 18 tahun.

Pasalnya di usia 18 tahun, umumnya status refraksi mata sudah stabil. Berbeda dengan usia di bawah 18 tahun yang kemungkinan minus mata dan silinder masih bisa bertambah.

Sedangkan untuk usia maksimal yang dianjurkan operasi lasik adalah 40 tahun. Kendati demikian, pasien yang sudah memasuki usia di atas 40 tahun masih punya harapan untuk operasi lasik dan bebas kacamata, tergantung pada kondisi kesehatannya.

Secara umum, biaya atau harga operasi lasik di Indonesia berkisar antara Rp15 juta hingga Rp25 juta per mata. Namun, biaya ini dapat lebih tinggi atau lebih rendah, bergantung pada faktor lain seperti biaya pemeriksaan maupun obat pasca operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lakukan Operasi Lasik, Pilihan Afgan Lepas Kacamata Bikin Penggemar Terbelah Dua Kubu

Lakukan Operasi Lasik, Pilihan Afgan Lepas Kacamata Bikin Penggemar Terbelah Dua Kubu

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2024 | 14:59 WIB

Karier Musisinya sempat Tak Berjalan Mulus, Afgan pernah Dibayar Voucher Makan sekali Tampil

Karier Musisinya sempat Tak Berjalan Mulus, Afgan pernah Dibayar Voucher Makan sekali Tampil

Lifestyle | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:54 WIB

Bukan Produk UMKM Seperti Gibran, Selvi Ananda Pakai Kacamata Branded Saat Kampanye, Harganya Selangit!

Bukan Produk UMKM Seperti Gibran, Selvi Ananda Pakai Kacamata Branded Saat Kampanye, Harganya Selangit!

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:49 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB