Solusi Mata Minus Tinggi pada Anak, Bolehkah Melakukan Operasi Lasik?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 03 Februari 2024 | 20:19 WIB
Solusi Mata Minus Tinggi pada Anak, Bolehkah Melakukan Operasi Lasik?
Ilustrasi anak mata minus (Pixabay)

Suara.com - Beberapa anak mengalami miopi atau mata minus sebelum usia 17 tahun. Tentu saja hal ini bisa mengganggu proses belajarnya di sekolah. Selain memakai kacamata, apakah aman jika anak menjalani operasi lasik?

Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group sekaligus Dokter Spesialis Mata, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD menegaskan jika operasi lasik tidak bisa dilakukan sebelum usia 18 tahun. Hal ini karena pertumbuhan anak masih terjadi, termasuk pada lingkar bola matanya.

"Lasik baru bisa dilakukan umur 18 tahun ke atas, jadi tidak bisa dilakukan pada remaja. Jadi misalnya dioperasi lasik usia 12 tahun, pasti minusnya akan tambah lagi," ujar Prof. Tjahjono saat konferensi pers virtual Grand Opening RS Mata JEC Orbita @Makassar, Sabtu (3/2/2024).

Laser-Assisted In Situ Keratomileusis atau operasi lasik adalah prosedur bedah yang populer untuk memperbaiki penglihatan mata yang buruk. Dalam praktiknya, laser digunakan untuk mengubah bentuk kornea mata, sehingga cahaya dapat difokuskan secara akurat pada retina.

Pada anak dengan mata minus, alih-alih melakukan operasi lasik, Prof. Tjahjano menyarankan untuk melakukan tindakan memperlambat pertumbuhan minus atau ketebalan kacamata, dengan orthokeratology.

Orthokeratology adalah penggunaan lensa kontak rigid gas permeable yang didesain khusus untuk digunakan pada malam hari saat tidur. Hal ini bertujuan untuk membentuk ulang permukaan kornea, sehingga dapat menghilangkan kelainan refraksi (mata minus dan silinder) dan menghambat kenaikan minus pada anak yang minusnya cepat bertambah.

"Kita ada pelayanan myopia control care. Jadi nantinya alat ini sejenis kontak lens di malam hari saat tertidur, diharapkan pertumbuhan minus bola mata terhambat. Tapi ini sifatnya sementara, tapi jika terlalu lama tidak dipakai orthoke-nya tidak dipakai lagi," papar dia.

Penjelasan yang sama diutarakan Direktur RS Mata JEC-Orbita @ Makassar, dr. Mirella Afifudin, Sp.M, M.Kes, lantaran mata anak berbeda pada orang dewasa, maka diperlukan dokter mata spesialis pediatrik kardiologi anak yang secara khusus mampu memantau pertumbuhan mata sebelum usia 18 tahun.

"Kami ada dokter spesialis di bidang anak nanti yang akan menilai, dengan anak minus atau silinder dengan terapi menggunakan kacamata atau kontak lens, terapi mana yang sesuai," jelas dr. Mirella.

Lebih lanjut, Prof. Tjahjono mengatakan bahwa tindakan operasi lasik dapat dilakukan dengan cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Umumnya hanya membutuhkan waktu 10 menit, dan rasa sakit baru akan terasa 3 jam setelah tindakan karena efek obatnya yang habis.

"Di tahap ini mata tidak boleh terkena air atau dikucek untuk mencegah infeksi, lebih dari itu besoknya bisa aman bahkan untuk kegiatan berenang sekalipun," kata profesor yang berpraktik di Jakarta Eye Center Menteng ini.

Meski begitu Prof. Tjahjono tidak menampik jika operasi lasik yang dilakukan karena minus, bukan berarti semua kelainan refraksi mata bisa dihindari.

"Jadi setelah operasi tidak ada kelainan refraksi miopia, ya sudah stop pakai kacamata. Tapi jika operasinya waktu usia muda (di atas 18 tahun) itu hanya lasik minus, karena silinder dan plusnya belum muncul, kemungkinan di usia 40 tahunan plus dan silindernya bakal muncul," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Operasi Lasik seperti Afgan? Ketahui Dulu Syarat Batasan Usianya

Ingin Operasi Lasik seperti Afgan? Ketahui Dulu Syarat Batasan Usianya

Health | Sabtu, 03 Februari 2024 | 15:05 WIB

Lakukan Operasi Lasik, Pilihan Afgan Lepas Kacamata Bikin Penggemar Terbelah Dua Kubu

Lakukan Operasi Lasik, Pilihan Afgan Lepas Kacamata Bikin Penggemar Terbelah Dua Kubu

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2024 | 14:59 WIB

Ingin Melakukan Operasi Lasik? Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Terlebih Dahulu

Ingin Melakukan Operasi Lasik? Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Terlebih Dahulu

Your Say | Minggu, 27 Agustus 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB