Olla Ramlan Alami Penyakit Kulit Dermatitis Perioral, Apa Saja Gejalanya?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 13 Februari 2024 | 18:08 WIB
Olla Ramlan Alami Penyakit Kulit Dermatitis Perioral, Apa Saja Gejalanya?
Olla Ramlan ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (12/2/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Olla Ramlan baru saja ditunjuk sebagai brand ambassador sebuah klinik kecantikan, Glafidsya Aesthetic Clinic. Penunjukan itu tak terlepas dari kondisi sang artis yang mengidap dermatitis perioral.

Dalam pers conference belum lama ini, Olla Ramlan membenarkan bahwa dermatitis perioral itu muncul gara-gara dia salah pakai produk skincare.

"Aku pernah mencoba beberapa produk tapi karena kulit aku sensitif, jadi tidak cocok, makin lama ruamnya mengarah ke leher. Akhirnya aku tanya sana-sini dan yang cocok sama dokter Reza Gladys (founder klinik)," jelas Olla Ramlan, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (12/2/2024).

Sebagai informasi, dermatitis perioral merupakan penyakit kulit yang menimbulkan iritasi kemerahan di sekitar mulut, di mana bisa muncul secara mendadak. Penyakit ini juga sering disebut dermatitis bibir.

Olla Ramlan ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (12/2/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]
Olla Ramlan ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (12/2/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Faktor eksternal dari lingkungan dipercaya menjadi pemicu dermatitis perioral ini. Namun pada mayoritas kasus, penyakit kulit ini sering ditemukan pada orang yang memakai obat eksim atau salep kortikosteroid.

Gejalanya sendiri terkadang dapat menghilang tanpa pengobatan, namun bisa juga dibutuhkan perawatan khusus.

Lantas, apa saja gejala dermatitis perioral seperti yang diderita oleh Olla Ramlan?

Dilansir dari Hello Sehat, ruam atau kemerahan yang tampak di sekitar bibir menjadi gejala utama penyakit ini.

Lebih lengkapnya berikut tanda dan gejala dermatitis perioral yang bisa timbul.

  1. Muncul kemerahan di area sekitar bibir.
  2. Ada bintil-bintil kecil di sekitar bibir. Bintil itu bisa serupa warna kulit atau berwarna kemerahan menyerupai jerawat, dengan tekstur lebih lunak.
  3. Ruam dan bintil-bintil berlangsung dalam waktu lama yang umumnya terasa terasa perih, tapi kadang tidak disertai gatal.
  4. Kulit di sekitar mulut mengering dan terkelupas.
  5. Terkadang muncul rasa terbakar.

Perlu diketahui bahwa jenis dermatitis satu ini juga bisa muncul pada area sekitar mata, pipi, hidung, dan alat kelamin. Jika gejala di atas muncul, sebaiknya segera temui dokter spesialis kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olla Ramlan Ambruk Usai Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Pusing Dengar Cak Imin Nyanyi?

Olla Ramlan Ambruk Usai Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Pusing Dengar Cak Imin Nyanyi?

Kotak Suara | Minggu, 11 Februari 2024 | 15:22 WIB

Olla Ramlan Terduduk Lemas Usai Berjejal di Kampanye Akbar Anies-Cak Imin: Ini 10 Tips Lindungi Diri di Kerumunan

Olla Ramlan Terduduk Lemas Usai Berjejal di Kampanye Akbar Anies-Cak Imin: Ini 10 Tips Lindungi Diri di Kerumunan

Lifestyle | Sabtu, 10 Februari 2024 | 19:58 WIB

Rayakan Ultah Anak, Kompaknya Busana Olla Ramlan dan Aufar Hutapea

Rayakan Ultah Anak, Kompaknya Busana Olla Ramlan dan Aufar Hutapea

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB