Ramai Bahasan Bromat di AMDK Bikin Resah, BPOM Diminta Cek ke Lapangan

M. Reza Sulaiman

Rabu, 06 Maret 2024 | 14:38 WIB
Ramai Bahasan Bromat di AMDK Bikin Resah, BPOM Diminta Cek ke Lapangan
Ilustrasi AMDK air minum dalam kemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Viral pembahasan seputar kandungan bromat di Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) membuat masyarakat resah. Pengamat pun meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk turun ke lapangan agar dapat mengecek kebenarannya.

Kabar soal kandungan bromat di AMKD viral setelah jadi pembahasan oleh tiktoker Gerald Vincent, yang mengunggah video soal kandungan bromat dalam sejumlah AMDK melebihi batas ambang aman. Lalu sebenarnya, apa sih bromat itu?

Prof. Yuni K. Krisnandi, M.Sc., Ph.D., Dosen Kimia Anorganik dari FMIPA Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa bromat (BrO3−) adalah zat kimia tanpa warna, rasa, dan aroma yang jarang ditemukan dalam air minum bersih. Jika bromat muncul dalam air minum kemasan, Prof Yuni menjelaskan bisa terjadi karena dua hal.

"Pertama, bromida atau anion Br- yang secara alami terdapat dalam air dan berikatan dengan kalium, bereaksi dengan ozon atau O3 selama proses ozonisasi atau sterilisasi AMDK. Selain itu, bromat juga dapat terbentuk secara in situ atau langsung di tempat oleh hipoklorit, salah satu metode desinfeksi air untuk menghilangkan mikroba dan patogen," terangnya.

Ilustrasi air minum dalam kemasan / botol minum (isockphoto)
Ilustrasi air minum dalam kemasan / botol minum (isockphoto)

Efek negatif dari konsumsi bromat dalam jumlah besar termasuk gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut. Beberapa orang bahkan dapat mengalami dampak pada ginjal, sistem saraf, dan pendengaran.

Perbedaan kandungan bromat dalam AMDK disebabkan oleh faktor-faktor seperti sumber air dan proses pengolahan. Jika sumber air mengandung kalium bromida, proses ozonisasi dapat membentuk bromat. Pandangan ahli kimia ini menegaskan bahwa kualitas sumber air sangat mempengaruhi kandungan bromat dalam AMDK. Negara lain telah mengatur batas aman kandungan bromat dalam AMDK, namun di Indonesia, regulasi baru diatur oleh Kementerian Perindustrian, sementara BPOM sebagai regulator keamanan makanan belum membuat aturan terkait hal ini.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah meminta BPOM seharusnya bersikap proaktif. Selama ini fungsi BPOM baru sebatas regulator atau pengawas, tetapi tidak menjalankan fungsi sebagai lembaga eksekutor.

“Seharusnya BPOM langsung terjun ke lapangan untuk memastikan bahwa air minum dalam kemasan yang beredar di masyarakat itu sudah memenuhi kaidah dan strandar keamanan dan higienitas,” tuturnya.

Jika menemukan penyimpangan seperti ambang batas kadar bromat dalam AMDK, lanjut Trubus, BPOM bisa mengintervensi sekaligus menindak pelaku produsen AMDK yang terbukti melanggar.

Sementara itu, melalui pernyataan tertulis yang sudah dimuat di beberapa media, BPOM memberikan tanggapan, terkait data kandungan bromat pada AMDK yang beredar luas di media sosial. Data tersebut bukan merupakan hasil pengujian BPOM. Menurut uji lab BPOM, kadar bromat yang terkandung dalam seluruh AMDK di Indonesia sudah memenuhi ketentuan keamanan, tidak melampaui ambang batas berbahaya bagi tubuh.

Kendati begitu BPOM belum mengakui, kapan terakhir kali pengujian bromat dilakukan kepada seluruh produsen AMDK. Masyarakat berharap BPOM segera melakukan keterbukaan informasi kepada publik. Trubus menyangkan BPOM memilih untuk memberikan klarifikasi bahwa isu bromat yang tinggi di atas ambang batas pada salah satu produk AMDK itu merupakan berita hoax, alih-alih melakukan pemeriksaan yang menyeluruh dan mengumumkan hasil pemeriksaannya.

“Sama halnya dengan isu BPA pada AMDK, isu bormat ini seharusnya dijadikan momentum buat BPOM untuk mengembalikan kepercayaan publik. Dengan melakukan inspeksi uji ilmiah independen terhadap temuan di masyarakat, jangan malah menyangkal dan menyalahkan pihak lain lagi,” pungkas Trubus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh di Masyarakat, BPOM Didesak Teliti Kandungan Bromat di AMDK

Heboh di Masyarakat, BPOM Didesak Teliti Kandungan Bromat di AMDK

Health | Rabu, 06 Maret 2024 | 09:50 WIB

Bela influencer Gerald Vincent, Dokter Richard Lee Sebut Data yang Disampaikan Soal Bromat Tak Keliru

Bela influencer Gerald Vincent, Dokter Richard Lee Sebut Data yang Disampaikan Soal Bromat Tak Keliru

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:20 WIB

BPOM Bakal Tindak Tegas Produsen AMDK yang Mengandung Bromat Berlebih

BPOM Bakal Tindak Tegas Produsen AMDK yang Mengandung Bromat Berlebih

Health | Rabu, 28 Februari 2024 | 11:34 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB