Ibu Menyusui Ingin Tetap Puasa, Catat Dulu Tipsnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 18 Maret 2024 | 11:09 WIB
Ibu Menyusui Ingin Tetap Puasa, Catat Dulu Tipsnya
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Ibu yang sedang hamil dan menyusui memang tidak diwajibkan untuk berpuasa selama bulan Ramadan. Meskipun begitu, ada beberapa ibu menyusui yang masih ingin menjalankan ibadah puasa tersebut.

Bagaimana cara melakukannya? Menurut bidan dan praktisi prenatal yoga dari Poltekkes Kemenkes Jakarta, Jamilatus Sa'diyah, ada beberapa tips bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa. Salah satunya adalah memastikan tidak terlambat dalam melakukan sahur dan berbuka agar kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi.

“Upayakan untuk tidak telat sahur dan juga tidak telat untuk berbuka puasa untuk mencukupi cairan ibu menyusui ketika puasa minimal 2-3 liter per hari,” kata Jamila seperti dikutip dari ANTARA, baru-baru ini. 

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Jamila menjelaskan bahwa memenuhi kebutuhan cairan sangat penting bagi kelancaran produksi ASI. Untuk itu, disarankan minum dua gelas saat berbuka, dua gelas sebelum dan setelah tarawih, serta dua gelas saat sahur.

Sehingga secara total, ibu menyusui sebaiknya minum delapan gelas sehari atau setara dengan 2-3 liter untuk memenuhi kebutuhan cairannya.

Menurut Jamila, ibu menyusui eksklusif dapat berpuasa penuh tanpa mengganggu kualitas ASI asalkan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Kondisi sehat ini meliputi tidak ada tanda-tanda dehidrasi pada ibu dan bayi serta pertambahan berat badan bayi yang optimal.

Selain itu, asupan kalori juga penting karena ibu menyusui membutuhkan tambahan sekitar 500 kalori. Pola makan sebaiknya mencakup protein, karbohidrat kompleks, serta kebutuhan cairan yang penting saat menyusui. Konsumsi sayuran, buah-buahan, vitamin, dan mineral juga sangat disarankan.

Jamila juga memberikan tips untuk merangsang Letting Down Reflex (LDR) saat menyusui selama puasa dengan memijat areola atau payudara ke arah puting agar aliran ASI menjadi lancar.

Selain itu, penting juga untuk tetap menyusui bayi sesuai permintaan atau on demand. Tidak menunda atau menjadwalkan pemberian ASI akan menjaga produksi ASI tetap baik.

Ibu juga harus memperhatikan istirahat yang cukup agar tidak rentan terkena penyakit yang dapat mengganggu produksi ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibayar Miliaran di Hollywood, Santainya Iko Uwais Makan di Piring Hadiah Deterjen Jadi Omongan

Dibayar Miliaran di Hollywood, Santainya Iko Uwais Makan di Piring Hadiah Deterjen Jadi Omongan

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2024 | 09:49 WIB

Adab Oki Setiana Dewi Makan di Depan Orang Puasa Ramai Dicibir, Memang Bagaimana Hukumnya?

Adab Oki Setiana Dewi Makan di Depan Orang Puasa Ramai Dicibir, Memang Bagaimana Hukumnya?

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2024 | 09:25 WIB

Doa Puasa Ramadhan 2024 Hari ke 7 dan 8 Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Doa Puasa Ramadhan 2024 Hari ke 7 dan 8 Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Religi | Senin, 18 Maret 2024 | 06:49 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB