Pasien Tuberkulosis Tidak Boleh Berhenti Minum Obat Sendiri Tanpa Arahan Dokter, Ini Bahayanya!

Selasa, 26 Maret 2024 | 10:31 WIB
Pasien Tuberkulosis Tidak Boleh Berhenti Minum Obat Sendiri Tanpa Arahan Dokter, Ini Bahayanya!
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pasien tuberkulosis (TB) bisa sembuh total asalkan menjalani pengobatan hingga tuntas dan minum obat secara rutin selama kurang lebih enam bulan. Dokter spesialis paru Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P(K)., menjelaskan bahwa ada risiko yang harus ditanggung pasien TB bila pengobatannya tidak tuntas atau dilakukan dengan tidak benar. 

Sayangnya, diakui oleh dokter Erlina kalau masih banyak pasien TB di Indonesia yang tidak menyelesaikan pengobatan hingga selesai. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu terjadi. 

"Peengobatan TB biasanya kalau sudah 1 bulan, 2 bulan, dan jumlah kumannya mulai sedikit, keluhan itu mulai gak ada, demam sudah gak ada, batuk juga mulai berkurang malah berkurang, nafsu makan tadinya hilang jadi bagus  berat badan kembali naik, gak ada lagi lemah, letih, lesu, lelah. Jadi kemudian banyak pasien, karena kurang pemahamannya, menghentikan sendiri pengobatannya. Padahal kuman masih ada," tutur dokter Erlina saat konferensi pers virtual, Senin (25/3/2024).

Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Meski gejala sudah terasa mereda, dokter Erlina menegaskan kalau kuman penyebab TB, yakni Mycobacterium Tuberculosis, masih ada di dalam tubuh. Apabila konsumsi obat dihentikan sebelum waktunya, maka kuman justru punya kesempatan untuk kembali berkembang biak.

"Lama-lama kuman yang tadinya sedikit menjadi banyak kembali karena berkembang biak dan menimbulkan lagi kerusakan. Ini kita sebut sebagai kekambuhan," kata dokter Erlina.

Bosan juga kerap jadi alasan pasien TB berhenti konsumsi obatnya. Lantaran pengobatan harus dilakukan selama berbulan-bulan, namun baru bulan ke 3 atau 4 pasien biasanya sudah bosan dan memutuskan berhenti sendiri tanpa memberitahu dokternya. 

Dokter Erlina menyampaikan bahwa bakteri Mycobacterium Tuberculosis pada pasien TB jumlahnya bisa sangat banyak di dalam tubuh. Itu sebabnya, pengobatan berlangsung lama.

"Kalau pasien TB paru sekali bersin yang keluar bisa 1 juta kuman. Dan kuman ini tidak terlihat oleh mata, kecil sekali ukurannya dan tidak punya daya berat, melayang-layang di udara, maka berpotensi orang lain menghirup udara yang terkontamimasi dengan kuman TB. Kalau batuk juga keluar, tapi paling banyak memang saat bersin. Bahkan kalau di saluran nafas banyak kuman, bicara saja bisa keluar kumannya," ujarnya.

Baca Juga: Trik Rahasia Hilangkan Goresan Mobil Sendiri, Hemat dan Gampang!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI