Rentan Dialami Pemudik, Ini Tips Mudik Sehat Untuk Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 05 April 2024 | 14:57 WIB
Rentan Dialami Pemudik, Ini Tips Mudik Sehat Untuk Mencegah Infeksi Saluran Kencing
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil). (Shutterstock)

Suara.com - Momen mudik lebaran Idulfitri 2024 diprediksi akan dimulai pada akhir pekan ini. Baik berpergian dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, menjaga kesehatan tentu sama pentingnya dilakukan. Namun dalam perjalanan panjang, kerap kali orang pilih tidak banyak minum untuk mencegah agar tidak sering buang air kecil (BAK).

Keputusan itu sebaiknya jangan dilakukan. Dokter Spesialis Urologi RS Pondok Indah Bintaro Jaya dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U., mengatakan bahwa kurang minum dan sering menahan BAK memicu terkena penyakit infeksi saluran kencing atau ISK.

"Dalam perjalanan, tak jarang kita hanya fokus untuk mengejar waktu sampai, hingga mengabaikan kebutuhan dasar seperti mencukupi asupan makanan, cairan, bahkan kebutuhan untuk buang air kecil. Hati-hati bagi Anda yang sering menahan buang air kecil atau malas minum air putih, penyakit infeksi saluran kemih mengintai," kata dokter Ima dalam keterangannya.

Bila seseorang telah terlanjur terkena ISK, dapat muncul keluhan-keluhan berupa desakan untuk berkemih, nyeri saat berkemih, sering berkemih, urine keruh, kemerahan, atau berbau, hingga nyeri panggul. Dokter Ima menyarankan untuk segera periksakan diri ke dokter bila mengalami berbagai gejala tersebut untuk menghindari terjadinya komplikasi.

"Namun, apabila tidak diobati, dapat menyebabkan komplikasi berupa ISK berulang yang terjadi dua kali atau lebih dalam 6 bulan, gangguan fungsi ginjal permanen karena infeksi yang tidak diobati, penyempitan uretra sehingga terjadi penurunan pancaran urine, sepsis atau komplikasi yang mengancam nyawa jika infeksi naik ke ginjal. Bahkan ISK pada ibu hamil berisiko melahirkan bayi berat lahir rendah atau prematur," tuturnya.

Agar terhindar dari penyakit tersebut, dr. Ima menganjurkan untuk lakukan perjalanan mudik dengan sehat, sebagai berikut:

1. Minum banyak air mineral, minimal 2 liter sehari. Perjalanan mudik yang panjang umumnya menyebabkan lupa mencukupi cairan tubuh. Pastikan untuk tetap terhidrasi, meski terkadang tidak merasa haus.

2. Tidak menunda buang air kecil terlalu lama. Meski dalam perjalanan, sempatkanlah beristirahat terlebih dahulu untuk sekadar melakukan peregangan dan buang air kecil.

3. Membasuh kemaluan dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil atau buang air besar untuk mencegah bakteri dari area anus menyebar ke vagina dan uretra.

4. Minum segelas air putih setelah berhubungan seksual, lalu kosongkan kandung kemih untuk bantu menghalau bakteri saat buang air kecil.

5. Hindari pemakaian produk yang berpotensi menyebabkan iritasi di daerah kemaluan seperti bedak, deodoran spray, dan lainnya.

6. Ganti kontrasepsi diafragma dengan jenis kontrasepsi lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Tol Solo-Jogja Dibuka Gratis! Catat Jadwal dan Akses Keluar-Masuk Selama Mudik Lebaran 2024

Jalan Tol Solo-Jogja Dibuka Gratis! Catat Jadwal dan Akses Keluar-Masuk Selama Mudik Lebaran 2024

News | Jum'at, 05 April 2024 | 14:33 WIB

Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, TelkomGroup Berangkatkan Lebih dari 2.000 Pemudik melalui Jalur Darat dan Laut

Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, TelkomGroup Berangkatkan Lebih dari 2.000 Pemudik melalui Jalur Darat dan Laut

Bisnis | Jum'at, 05 April 2024 | 14:29 WIB

Waspadai Cuaca Ekstrem saat Lakukan Perjalanan Mudik dengan Mobil Pribadi

Waspadai Cuaca Ekstrem saat Lakukan Perjalanan Mudik dengan Mobil Pribadi

Otomotif | Jum'at, 05 April 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB