Chicco Jerikho Pernah Terkena Sepsis sampai Dipasang Alat Pacu Jantung, Apa Gejala dan Penyebabnya?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Rabu, 17 April 2024 | 16:06 WIB
Chicco Jerikho Pernah Terkena Sepsis sampai Dipasang Alat Pacu Jantung, Apa Gejala dan Penyebabnya?
Chicco Jerikho saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023). [Suara.com/Tiara Rosana]

Suara.com - Cerita Chicco Jerikho mengenai dirinya didiagnosa sepsis hingga harus menggunakan alat pacu jantung kembali disorot.

Hal tersebut diceritakan Chicco saat hadir di podcast Daniel Mananta sekitar dua tahun lalu. Suami Putri Marino itu mengaku kondisinya langsung drop setelah syuting.

"Selesai syuting gue ngerasa tiba-tiba sakit dan gue anehnya dilariin ke rumah sakit pas dicek tensi gue sampai 60/40. I can't feel my legs," kenang Chicco Jerikho.

Tak cuma tensi yang rendah, tubuhnya pun terasa dingin. Setelah observasi, pihak dokter bergegas memindahkan Chicco Jerikho ke ruang perawatan High Care Unit (HCU).

Tapi kondisinya semakin serius hingga harus dipasang alat pacu jantung karena detaknya yang rendah.

"Heart rate gue sangat rendah sampai gue pakai alat pacu jantung dan di support sama banyak alat buat gue bertahan. Selama tiga hari gue ngerasa udah nggak enak dan nafas gue itu susah," ungkapnya.

Awalnya Chicco menduga dirinya terserang Covid-19. Tapi sudah empat kali dites, dirinya dinyatakan negatif.

"Gue bingung ini penyakit apa karena susah banget gue napas," lanjutnya.

Dokter kemudian menjelaskan bahwa Chicco menderita sepsis. "Beruntung gue masih survive dan dikasih kesempatan padahal kondisi gue sangat buruk saat itu," pungkasnya.

Baca Juga: Dibintangi Laura Basuki, Reza Rahadian, dan Chicco Jerikho, Film Heartbreak Motel Siap Syuting Januari 2024

Penyebab dan Gejala Sepsis

Sepsis merupakan kondisi yang disebabkan oleh reaksi berlebihan (ekstrem) dari sistem imun tubuh terhadap suatu infeksi.

Penderita sepsis akan mengalami peradangan cukup parah di seluruh tubuh. Efeknya pun dapat berujung pada kerusakan jaringan dan organ.

Infeksi bakteri, jamur, virus, atau parasit di bagian tubuh manapun bisa memicu terjadinya penyakit sepsis. Namun, sepsis paling sering terjadi akibat infeksi di paru-paru, saluran kemih, aliran darah, kulit, maupun saluran pencernaan.

Gejala sepsis biasanya ditandai dengan demam, hipotermia (suhu tubuh rendah), menggigil, tekanan darah menurun, napas cepat atau sesak, diare, mual dan muntah, nyeri otot, linglung, hingga penurunan kesadaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI