Bantu Deteksi Kanker di Payudara Padat, Kenali Cara Kerja USG Payudara: Beda dengan Mammografi?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 27 April 2024 | 15:42 WIB
Bantu Deteksi Kanker di Payudara Padat, Kenali Cara Kerja USG Payudara: Beda dengan Mammografi?
ilustrasi USG payudara, bra. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini ada banyak metode skrining kanker payudara, salah satunya dengan cara USG payudara yang dinilai bisa memberikan pemeriksaan lebih lengkap dan detail. Memang gimana sih cara kerjanya?

Dokter Spesialis Radiologi Eka Hospital BSD, dr. Nieng Liong, Sp.Rad menjelaskan USG payudara kerap dilakukan sebagai pemeriksaan tambahan melengkapi mammografi (pendeteksi tumor dan kista). USG payudara juga kerap dilakukan khusus untuk memeriksa payudara yang masih padat.

"USG payudara adalah pencitraan dengan menggunakan gelombang suara untuk melihat struktur jaringan payudara. Pemeriksaan ini berbeda dari mammografi yang menggunakan radiasi sinar-x dosis rendah. USG payudara biasanya dilakukan untuk memeriksa kelainan yang ada di payudara, baik benjolan padat maupun kista," ujar dr. Nieng melalui keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (27/4/2024).

Ilustrasi payudara. (Shutterstock)
Ilustrasi payudara. (Shutterstock)

Meski begitu dr. Nieng mengakui jika USG bukan pemeriksaan utama untuk skrining kanker payudara. Ini karena tanda awal kanker pada payudara lebih padat kerap sulit dilihat dari pemeriksaan USG.

"Tapi pemeriksaan ini memberikan informasi yang lebih detail tentang kondisi payudara terutama payudara yang padat, yang sulit dilihat dari mammografi," jelas dr. Nieng.

Proses pemeriksaan USG payudara

dr. Nieng menegaskan pemeriksaan ini dilakukan dengan cara sederhana, bahkan pasien tidak perlu melakukan persiapan khusus. Dari sisi pakaian sekalipun, pasien hanya perlu baju longgar agar dokter lebih mudah menjangkau area payudara.

"Anda juga sebaiknya tidak menggunakan losion, bedak, atau bahan-bahan lainnya di area payudara pada hari pemeriksaan," paparnya.

Berikut ini tahapan pemeriksaan USG payudara yang kerap dilakukan dokter spesialis radiologi:

1. Pasien akan diminta untuk berbaring di tempat tidur dengan mengangkat salah satu lengan pada sisi payudara yang hendak diperiksa untuk memudahkan pemeriksaan.

2. Dokter akan mengoleskan gel bening pada area payudara yang akan diperiksa.

3. Dokter akan menjalankan transduser di area payudara yang diperiksa.

4. Gambar jaringan payudara akan muncul di monitor untuk dapat diamati oleh dokter pemeriksa.

5. Setelah pemeriksaan selesai, sisa gel bening dibersihkan.

"Pemeriksaan ini biasanya berlangsung sekitar 20 hingga 30 menit. Hasil USG payudara biasanya akan langsung dijelaskan dokter di ruang pemeriksaan atau sembari prosedurnya dilakukan. Pasien tidak membutuhkan rawat inap untuk melakukan pemeriksaan ini dan dapat segera beraktivitas normal setelah pemeriksaan," jelas dr. Nieng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Film Romantis tentang Perjuangan Lawan Penyakit Kanker

4 Rekomendasi Film Romantis tentang Perjuangan Lawan Penyakit Kanker

Your Say | Rabu, 24 April 2024 | 13:34 WIB

Kondisi Kate Middleton Mulai Membaik Jalani Preventative Chemotherapy, Apa Sih Itu?

Kondisi Kate Middleton Mulai Membaik Jalani Preventative Chemotherapy, Apa Sih Itu?

Lifestyle | Selasa, 23 April 2024 | 11:20 WIB

Ajak Vidi Aldiano! Aldi Taher Mau Bikin Konser Amal Buat Sesama Penyintas Kanker

Ajak Vidi Aldiano! Aldi Taher Mau Bikin Konser Amal Buat Sesama Penyintas Kanker

Video | Jum'at, 19 April 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB