Perempuan Perlu Tahu, 5 Cara Cegah Osteoporis dan Patah Tulang Setelah Menopause

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 07 Mei 2024 | 14:49 WIB
Perempuan Perlu Tahu, 5 Cara Cegah Osteoporis dan Patah Tulang Setelah Menopause
Ilustrasi Tulang Kuat tanpa osteoporosis. (shutterstock)

Suara.com - Menopause menjadi salah satu fase perubahan yang akan dialami perempuan. Akibat berubahnya sistem hormonal, menopause bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, salah satunya adalah risiko tulang yang keropos akibat osteoporosis. Jika tak ditangani dengan tepat, risiko fatal hingga patah tulang bisa meningkat.

Meskipun menopause merupakan proses alami, peremuan dapat mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis. Melansir laman National Osteoporosis Foundation (NOF), setidaknya ada 5 cara yang bisa dilakukan agar menopause tak menyebabkan osteoporosis dan patah tulang, di antaranya:

1. Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Vitamin D

Kalsium penting untuk membangun dan memelihara kepadatan tulang. Sumber kalsium yang baik termasuk susu, yogurt, keju, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Ilustrasi berbagai jenis kacang-kacangan untuk cegah osteoporosis setelah menopause.  (Shutterstock)
Ilustrasi berbagai jenis kacang-kacangan untuk cegah osteoporosis setelah menopause. (Shutterstock)

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Dapatkan vitamin D dari sinar matahari, ikan berlemak, telur, dan jamur, atau konsumsi suplemen jika diperlukan.

2. Menjaga Berat Badan

Kelebihan berat badan dapat memberi tekanan ekstra pada tulang, meningkatkan risiko patah tulang. Pertahankan berat badan ideal dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

Aktivitas fisik yang menahan beban, seperti berjalan kaki, jogging, dan latihan kekuatan, membantu membangun dan memperkuat tulang.

3. Setop merokok dan minuman beralkohol

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat memperburuk kesehatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis. Untuk itu, berhenti dari sekarang agar tulang tetap kuat dan sehat.

ilustrasi tulang manusia (freepik.com/freepik)
ilustrasi tulang manusia (freepik.com/freepik)

4. Pemeriksaan Kepadatan Tulang

Perempuan menopause dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kepadatan tulang (DEXA) untuk mengetahui risiko osteoporosis. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan langkah pencegahan atau pengobatan yang tepat.

Jika dibutuhkan, dokter akan menganjurkan terapi hormon pascamenopause yang dapat membantu mencegah pengeroposan tulang.

5. Konsumsi obat pencegah osteoporosis

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat untuk memperlambat atau menghentikan kehilangan tulang. Minum obat sesuai resep dokter dan ikuti petunjuk dengan cermat.

Saat ini di Indonesia sudah tersedia Binosto obat untuk mengobati osteoporosis pascamenopause, hasil kerja sama EffRx Pharmaceuticals dan Pyridam Farma. Binosto memiliki efek samping gastrointestinal bagian atas yang lebih rendah dan tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tablet alendronate biasa.

Lorenzo Bosisio, CEO EffRx, mengatakan bahwa kemitraan dengan Pyridam Farma akan membantu memperluas distribusi Binosto di Indonesia. Pyridam Farma, dengan posisinya yang kuat di pasar Indonesia, menjadi mitra pilihan bagi EffRx untuk membantu pasien di Indonesia hidup lebih sehat.

dr. Widjanarko Brotosaputro, Direktur Pyridam Farma, menyambut baik kolaborasi dengan EffRx Pharmaceuticals karena ini akan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi pasien osteoporosis di Indonesia. Menurutnya, Binosto adalah tablet alendronat effervescent 70 mg pertama dan satu-satunya dengan larutan penyangga untuk mengobati osteoporosis dan tulang pascamenopause, serta meningkatkan massa tulang pada pria.

"Kami percaya kolaborasi ini mempunyai potensi untuk secara signifikan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi pasien osteoporosis dan memberikan solusi inovatif pada sistem layanan kesehatan nasional. Bersama-sama kami berkomitmen untuk mendorong perubahan positif dan meningkatkan kesehatan pasien di Indonesia," terangnya dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Perubahan Siklus Menstruasi, Perempuan Juga Bisa Alami Gejala Menopause yang Parah

Tak Cuma Perubahan Siklus Menstruasi, Perempuan Juga Bisa Alami Gejala Menopause yang Parah

Health | Jum'at, 29 Maret 2024 | 13:52 WIB

Sahabat Ungkap Keluhan Stevie Agnecya sebelum Meninggal: Pundak Berat, Tulang Ekor Sakit

Sahabat Ungkap Keluhan Stevie Agnecya sebelum Meninggal: Pundak Berat, Tulang Ekor Sakit

Lifestyle | Selasa, 26 Maret 2024 | 16:48 WIB

Wajib Tahu, Siloam Hospitals Mampang Mampu Tangani Kasus Tersulit dari Masalah Sendi Tulang dan Pinggul

Wajib Tahu, Siloam Hospitals Mampang Mampu Tangani Kasus Tersulit dari Masalah Sendi Tulang dan Pinggul

Press Release | Sabtu, 16 Maret 2024 | 14:12 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB