Kelainan Bentuk Kelopak Mata Bisa Mengakibatkan Gangguan Penglihatan, Begini Penjelasan Ahli

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Sabtu, 11 Mei 2024 | 20:12 WIB
Kelainan Bentuk Kelopak Mata Bisa Mengakibatkan Gangguan Penglihatan, Begini Penjelasan Ahli
Ilustrasi kelainan kelopak mata (freepik/beautiful)

Suara.com - Masalah kelainan kelopak mata dialami oleh sebagian orang. Sebuah studi melaporkan 90,7 persen ras Asia mengalami epiblepharon, yaitu kelainan bawaan berupa lipatan kulit yang berlebihan di tepi kelopak mata.

Kelopak mata yang berlebih ini dapat membuat bulu mata tumbuh mendekati permukaan mata. Kondisi ini bisa mengakibatkan mata perih, nyeri, gangguan pada kornea (keratopati), pandangan buram, hingga peningkatan ukuran silinder kacamata karena kerusakan kornea.

Subspesialis dan Ketua Servis Orbital Oculoplastic dan Reconstructive dr. Tri Rejeki Herdiana, SpM mengatakan bahwa kelopak mata  yang dibiarkan terus menurun, akan mengganggu sehingga seseorang sulit melihat.

Pasalnya, kelopak mata yang menurun itu dapat membuat infeksi sehingga kornea menjadi rusak. Cedera kornea ini pada akhirnya mengakibatkan penglihatan menjadi terganggu.

“Kalau kelopak mata turun, dia akan kering dan infeksi. Dia bisa terjadi goresan pada korneanya. Nah itu bagian penting dari penglihatan. Karena gangguan kornea, apalagi sampai infeksi, ini bisa memengaruhi penglihatan, bahkan bisa sampai ke buta,” kata dr. Tri dalam konferensi pers “Bakti Sosial Operasi Kelopak Mata” bersama JEC,  Sabtu (11/5/2024).

Penyebab

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kelopak mata menurun ini. Misalnya saja karena usia atau bawaan lahir. Namun, kondisi seperti adanya tumor hingga kelainan saraf juga bisa membuat kelopak mata menjadi turun.

“Penyebabnya macam-macam, bisa karena usia, bisa karena bawaan lahir genetik juga bisa. Penyebab lain bisa karena tumor di atas otak, kelainan saraf seperti bell's palsy sehingga dia (kelopak mata) turun,” jelas dr. Tri.

Sementara terkait turunnya kelopak mata karena karena gaya hidup sejauh ini tidak terjadi. Namun, pada beberapa kasus, kebiasaan anak yang mengucek mata karena alergi bisa juga membuat kelopak mata menjadi menurun.

“Secara direct gaya hidup itu bikin kelopak mata jadi turun sebenarnya tidak. Tapi ada kasus pada anak, misalnya gesek karena alergi sudah kucek-kucek mata, nah itu kadang bisa menjadi turun,” sambungnya.

Jika alami kelopak mata turun, seseorang disarankan untuk melakukan berbagai pengobatan, termasuk operasi dan rekonstruksi. Tujuannya adalah membantu membuat kelopak mata menjadi naik kembali sehingga tidak mengalami berbagai risiko dampaknya.

Mengingat pentingnya hal ini, JEC Eye Hospitals and Clinics mengadakan “Bakti Sosial Operasi Kelopak Mata,” dan memberikan 30 tindakan operasi okuloplasti dan rekonstruksi mata secara gratis.

Ketua Indonesian Society of Ophthalmic Plastic and Reconstructive, DR. Dr. Yunia Irawati, SpM(K) menjelaskan,  bakti sosial yang dilakukan ini juga sebagai cara untuk memperluas kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait masalah kelopak mata.

“Gebrakan JEC melalui ‘Bakti Sosial Operasi Kelopak Mata’ semoga menumbuhkan kesadaran para praktisi medis, pemangku kepentingan dan masyarakat luas mengenai kelainan kelopak mata sekaligus penanganannya secara cermat,” kata Dr. Yunia.

Baki sosial ini akan dilaksanakan sepanjang 11 Mei - 30 Juni 2024. Nantinya akan dilangsungkan operasi untuk 30 kelopak mata. Sementara masyarakat yang ingin ikut harus berusia 18 tahun ke atas dan memenuhi kriteria calon penerima bakti sosial tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini 5 Bahaya Miras Oplosan, Salah Satunya Gangguan Penglihatan

Catat! Ini 5 Bahaya Miras Oplosan, Salah Satunya Gangguan Penglihatan

Health | Senin, 11 Maret 2024 | 17:10 WIB

Sekitar 8 Juta Orang Berusia di Atas 50 Tahun Alami Kebutaan di Indonesia, Ini Dua Penyebab Utamanya

Sekitar 8 Juta Orang Berusia di Atas 50 Tahun Alami Kebutaan di Indonesia, Ini Dua Penyebab Utamanya

Health | Selasa, 07 November 2023 | 08:19 WIB

Tanda Mata Malas Pada Anak Bisa Sampai Dewasa, Bagaimana Mengatasinya?

Tanda Mata Malas Pada Anak Bisa Sampai Dewasa, Bagaimana Mengatasinya?

Health | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 13:57 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB