5 Tips Mengatasi Hidung Tersumbat Karena Pilek, Minum Air Lemon Bagus Gak?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 17 Mei 2024 | 15:06 WIB
5 Tips Mengatasi Hidung Tersumbat Karena Pilek, Minum Air Lemon Bagus Gak?
Ilustrasi hidung tersumbat (pixabay)

Suara.com - Hidung tersumbat karena pilek bisa mengganggu aktivitas harian Anda. Jika ini terjadi, coba tips rumahan ini dulu sebelum minum obat ya.

Pilek merupakan salah satu gejala penyakit infeksi seperti influenza atau selesma. Namun, pilek bisa sembuh sendirinya asalkan Anda beristirahat dengan cukup. Jika ingin pilek reda lebih cepat, melakukan hal-hal di bawah ini mungkin bisa membantu.

Ilustrasi air lemon (pexels.com/Julia Zolotova)
Ilustrasi air lemon (pexels.com/Julia Zolotova)

Minum ramuan herbal

Melansir laman webMD, minum teh tanpa kafein dan air lemon dipercaya dapat mengatasi hidung tersumbat karena pilek. Panasnya teh dapat meredakan tenggorokan sakit, hidung tersumbat, dan masalah pencernaan. Tambahkan sedikit jahe ke dalamnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda.

Sementara itu air lemong mengandung vitamin C tinggi, yang tidak hanya menjaga Anda terhidrasi tetapi juga dapat memperpendek durasi flu jika dikonsumsi secara teratur.

Makan sup

Tidak hanya memberikan kalori ketika nafsu makan berkurang, sup juga dapat meredakan peradangan dalam tubuh dan membantu melonggarkan lendir yang menyebabkan kesulitan bernapas.

Makan sup hangat bisa menjadi salah satu pemicu nafsu makan yang menurun saat hidung tersumbat karena pilek.

ilustrasi humidifier (freepik.com/pvpproduction)
ilustrasi humidifier (freepik.com/pvpproduction)

Menghirup uap panas

Sementara laman Everyday Helath menyebutkan Anda juga dapat mencoba menghirup uap dari air panas di wastafel sebagai alternatif. Caranya cukup sederhana: nyalakan air panas di wastafel kamar mandi, letakkan handuk di atas kepala Anda, dan letakkan kepala di atas wastafel, berhati-hati untuk tidak terlalu dekat dan menghindari risiko terbakar. Metode ini dapat dilakukan beberapa kali sehari untuk meredakan gejala pilek dan sesak hidung.

Kompres hangat

Mayo Clinic merekomendasikan untuk meletakkan kompres hangat langsung di atas hidung dan dahi Anda. Ini dapat membantu meredakan peradangan dan tekanan hidung serta meringankan ketidaknyamanan Anda. Anda dapat menggunakan produk kompres panas yang bisa dipanaskan di microwave, atau hanya merendam kain lap atau handuk dengan air hangat, peras kelebihannya, lalu lipat dan letakkan di atas hidung, pipi, dan dahi Anda. Lakukan selama sekitar 20 menit dan ulangi sesering yang diperlukan.

Pakai humidifier

Penggunaan humidifier atau penguap uap dingin sebagai obat rumah sederhana dan efektif untuk mengurangi sumbatan hidung. Penggunaan penghumidifikasi dapat membantu meredakan jaringan hidung yang iritasi, mengurangi peradangan sinus, dan melarutkan lendir, yang membantu mengeluarkannya. Namun, untuk keamanan, selalu gunakan penguap uap dingin untuk anak-anak. Ini karena air panas atau uap dari penghumidifikasi uap hangat bisa membakar anak jika mereka terlalu dekat atau jika mesin terjatuh dan air tumpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Bantah Orang Dewasa Minum ASI Seperti Kourtney Kardashian Bikin Sehat, Malah Bisa Berbahaya?

Dokter Bantah Orang Dewasa Minum ASI Seperti Kourtney Kardashian Bikin Sehat, Malah Bisa Berbahaya?

Health | Rabu, 08 Mei 2024 | 06:14 WIB

Jarang Diketahui, Ini 3 Penyebab Penularan Herpes yang Sering Diabaikan

Jarang Diketahui, Ini 3 Penyebab Penularan Herpes yang Sering Diabaikan

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 17:57 WIB

Cegah Kematian karena Infeksi Bakteri Pneumokokus, Ini Pentingnya Vaksinasi Bagi Orang Dewasa

Cegah Kematian karena Infeksi Bakteri Pneumokokus, Ini Pentingnya Vaksinasi Bagi Orang Dewasa

Health | Rabu, 01 Mei 2024 | 08:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB