Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Autoimun yang Gejalanya Mirip Stroke

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 29 Mei 2024 | 09:34 WIB
Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Autoimun yang Gejalanya Mirip Stroke
Ilustrasi Multiple Sclerosis. (Shutterstock)

Suara.com - Multiple Sclerosis (MS) termasuk dalam kategori penyakit autoimun. Gangguan sistem imun ini menyerang sistem saraf pusat di otak dan tulang belakang, sehingga gejalanya mirip seperti serangan stroke. Meski begitu, MS belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia, bahkan cenderung disalahpahami sebagai stroke.

Data Atlas of MS menunjukkan di Asia Tenggara terdapat 9 dari 100.000 orang terdiagnosa MS, sementara di Indonesia tercatat 160 orang yang terdiagnosa MS. Hal ini mengindikasikan adanya potensi kasus MS yang belum terdiagnosis di Indonesia.

Dokter spesialis neurologis Dr. dr. Rocksy Fransisca V Situmeang, Sp.N., menjelaskan bahwa MS terjadi karena adanya kerusakan myelin atau selubung pelindung saraf akibat gangguan sistem kekebalan tubuh. Kerusakan pada myelin menyebabkan hubungan antara otak dan bagian tubuh lainnya terganggu.

“MS seringkali sulit didiagnosis karena gejalanya mirip dengan kondisi medis lain seperti stroke dan gangguan penglihatan pada mata, dan dapat berbeda-beda antara satu individu dengan individu lainnya. Oleh karenanya diagnosis MS bisa jadi cukup menantang karena tidak dapat ditegakkan hanya dengan satu tes khusus," kata dokter Rocksy dalam diskusi media bersama RS Siloam Lippo Village dan Merck di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Tes khusus, seperti MRI, diperlukan untuk mengantisipasi kesalahan diagnosis yang dapat memperburuk kondisi dan mengakibatkan hilangnya fungsi pada salah satu anggota tubuh pasien secara permanen.

Salah satu jenis MS yang paling sering ditemukan ialah Relapsing-Remitting MS (RRMS), di mana gejala-gejala tertentu dapat muncul tapi kemudian hilang, namun berisiko kambuh kembali.

"Kemunculan - hilang dan kemunculan kembali suatu gejala bisa menjadi sebuah gejala MS yang cukup khas dan patut diwaspadai. Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf jika mengalami tanda tersebut. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, individu dengan MS dapat menjalani hidup yang produktif dan berkualitas,” saran dokter Rocksy.

Gejala berulang seperti itu juga yang dialami oleh salah satu pasien MS di Indonesia, yakni Jessy. Dia bercerita kalau dirinya dulu sering pingsan san mengalami gangguan penglihatan. Setelah jalani pemeriksaan ke banyak dokter, Jessy dan keluarganya memutuskan berobat ke rumah sakit di Jepang dan di sana dia didiagnosis mengidap MS. Hingga sekarang, Jessy telah mengidap MS selama 13 tahun.

"Saya menyadari bahwa MS merupakan kondisi permanen dan menyadari hidup dengan MS akan ada keterbatasan fisik dan bahkan kemunduran. Maka yang saya lakukan adalah embrace it dan terus produktif menjalani kegiatan sehari-hari," ujarnya.

baca juga

Agar mencegah gejalanya kambuh, Jessy kini konsisten jalani gaya hidup sehat terutama dalam hal menjaga asupan makanan seperti membatasi konsumsi gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Nyeri Perut Bagian Bawah? Waspada Radang Usus Gara-Gara Salah Pola Diet

Sering Nyeri Perut Bagian Bawah? Waspada Radang Usus Gara-Gara Salah Pola Diet

Health | Selasa, 21 Mei 2024 | 19:07 WIB

Waspada Bahaya Penyakit Autoimun, Pandemi Masa Kini

Waspada Bahaya Penyakit Autoimun, Pandemi Masa Kini

Press Release | Kamis, 09 Mei 2024 | 14:47 WIB

Erika Carlina Ungkap Pemicu Kekambuhan Penyakit Autoimunnya: Ini Tips Mengatasi Gangguan Kecemasan Tanpa Obat

Erika Carlina Ungkap Pemicu Kekambuhan Penyakit Autoimunnya: Ini Tips Mengatasi Gangguan Kecemasan Tanpa Obat

Health | Kamis, 18 April 2024 | 09:26 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:47 WIB

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:46 WIB

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:45 WIB

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 15:40 WIB

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:39 WIB

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:36 WIB

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:34 WIB

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

×