Pernah Diidap Suami Tasya Kamila, Bisakah Kanker Limfoma Hogkin Kambuh Lagi?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 02 Juni 2024 | 09:10 WIB
Pernah Diidap Suami Tasya Kamila, Bisakah Kanker Limfoma Hogkin Kambuh Lagi?
Tasya Kamila dan Randi Bachtiar (Instagram/tasyakamila)

Suara.com - Suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar pernah mengidap limfoma hodgkin. Menariknya, jika dibandingkan dengan jenis kanker darah lainnya, ternyata kanker kelenjar getah bening ini punya peluang kesembuhan yang lebih besar loh. Kira-kira, bisa kambuh lagi tidak ya?

Konsultan Senior Hematologi Parkway Cancer Centre Gleneagles Hospital, dr. Lee Yuh Shan menjelaskan semua jenis kanker darah seperti leukemia, limfoma, dan mieloma bisa diobati. Namun kesembuhan 3 jenis kanker darah ini dipengaruhi jenis kanker yang diidapnya.

"Limfoma hodgkin bisa sembuh, kalau limfoma non-hodgkin tergantung jenisnya. Lalu ada leukemia limfoblastik akut (ALL) yaitu kanker darah yang mempengaruhi sel-sel darah putih dari sumsum tulang belakang. Leukimia ALL ini terjadi di usia muda anak-anak, jadi peluang kesembuhannya di 90 persen," ujar dr. Lee melalui diskusi Parkway Cancer Centre (PCC) di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2024).

Limfoma Hodgkin terjadi karena adanya mutasi sel B pada sistem limfatik, dengan hasil deteksi yaitu dengan adanya sel abnormal Reed-Sternberg dalam sel kanker.

Keluarga suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar. [Instagram/talitawb]
Keluarga suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar. [Instagram/talitawb]

Seperti diketahui, setelah menjalani serangkaian proses pengobatan, kini suami Tasya Kamila yakni Randi Bachtiar sudah sembuh dari kanker limfoma hodgkin. Apalagi bapak dua anak ini sudah menjalani 4 kali kemoterapi dan 24 kali radiasi.

Namun dr. Lee mengingatkan pada para penyintas kanker darah seperti limfoma hodgkin untuk tidak mengabaikan kondisinya. Ini karena periode waktu 5 tahun pertama setelah dinyatakan sembuh perlu dilakukan evaluasi sebaik mungkin.

"Perlu evaluasi 5 tahun pertama, karena kalau 5 tahun pertama hasil evaluasinya baik, maka kejadian relapse (kambuh) jauh lebih rendah," jelas dr. Lee.

Dokter yang juga ahli Terapi sel T Chimeric Antigen Receptor (CAR) ini berpesan untuk penyintas limfoma hodgkin untuk maksimal menjaga diri, dan rutin melakukan pengecekan setelah dinyatakan sembuh. Termasuk melakukan berbagai manajemen kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya perburukan apabila terjadi relapse.

Ia juga menambahkan, berbeda dari beberapa jenis kanker pada umumnya yang tingkat keparahannya dilihat berdasarkan stadium 1,2,3 dan 4. Namun pada kanker darah dilihat berdasarkan mutasi DNA dari sel kanker darah itu sendiri.

"Jadi kan darah itu beredar di seluruh tubuh, jadi tidak bisa dilihat dari stadium. Jadi spesifikasi risiko keparahannya dilihat berdasarkan mutasi genetik," kelas dr. Lee.

Inilah sebabnya kata dr. Lee, jika kebanyakan jenis kanker diperiksa berdasarkan CT scan atau rontgen, maka kanker darah seperti limfoma hodgkin dites menggunakan cairan.

"Kalau kanker darah sampelnya yaitu cairan yang diambil dari sumsum tulang, jadi pemeriksaannya lebih mendalam," paparnya.

Terapi sel T-CAR untuk kanker darah

Ada beberapa jenis terapi dan pengobatan kanker darah, dari mulai kemoterapi, transplantasi sel punca hingga pengobatan seperti polatuzumab. Kini yang terbaru yakni terapi sel T-CAR yang dinilai lebih fokus dan efektif karena menggunakan DNA diri sendiri.

Terapi sel T Chimeric Antigen Receptor (CAR) adalah pengobatan dalam bentuk imunoterapi di mana jenis sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh yang disebut sel T.

Sel T ini diambil dari darah pasien dan dimodifikasi di laboratorium untuk memungkinkan sel T untuk mengidentifikasi dan menghancurkan sel-sel kanker tertentu.

Setelah dimasukan kembali ke dalam tubuh pasien, sel T yang dimodifikasi juga dikenal sebagai sel T CAR, yang akan dapat mendeteksi dan menghancurkan kanker dengan memanfaatkan respon kekebalan tubuh sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tahun Berjuang Lawan Penyakit Kanker, Kondisi Cinta Penelope Drop Lagi: Pingsan Berkali-kali Hingga Muntah Darah

5 Tahun Berjuang Lawan Penyakit Kanker, Kondisi Cinta Penelope Drop Lagi: Pingsan Berkali-kali Hingga Muntah Darah

Entertainment | Jum'at, 31 Mei 2024 | 14:35 WIB

Pakar Ungkap Tantangan dalam Penanganan Kanker di Indonesia, Letak Geografis Pengaruh?

Pakar Ungkap Tantangan dalam Penanganan Kanker di Indonesia, Letak Geografis Pengaruh?

Health | Rabu, 29 Mei 2024 | 09:10 WIB

Tasya Kamila Bingung Sendiri! Penjelasan Anak Soal Kipas Angin Bikin Netizen Melongo

Tasya Kamila Bingung Sendiri! Penjelasan Anak Soal Kipas Angin Bikin Netizen Melongo

Lifestyle | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:52 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB