Bisa Digunakan oleh Orang Awam, Ini Terobosan Baru dalam Pertolongan Pertama Henti Jantung

Vania Rossa

Jum'at, 21 Juni 2024 | 20:51 WIB
Bisa Digunakan oleh Orang Awam, Ini Terobosan Baru dalam Pertolongan Pertama Henti Jantung
Ilustrasi Henti Jantung. (pixabay/johannes burtland)

Suara.com - Henti jantung merupakan kondisi medis darurat yang mengancam jiwa, di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak. Tanpa intervensi medis yang cepat, henti jantung dapat berakibat fatal dalam hitungan menit.

Namun sayangnya, di banyak area publik, akses terhadap Automated External Defibrillator (AED) masih terbatas. Padahal AED ini sangat penting untuk mengembalikan irama jantung normal pada penderita henti jantung.

Untuk meningkatkan kualitas penanganan henti jantung mendadak di ruang publik, Stryker melalui PT Aedindo Lintas Lestari meluncurkan AED HeartSine Samaritan di Indonesia, Kamis (20/6/2024), di Hotel Park Hyatt Jakarta.

Mengusung tema "Heart Heroes," Jonny, selaku CEO PT Aedindo Lintas Lestari, berharap HeartSine mampu menjadi alat yang dapat diandalkan dalam penanganan henti jantung di ruang publik.

"Kesadaran dan pengetahuan orang Indonesia terbilang rendah dalam urusan pertolongan korban henti jantung mendadak di ruang publik, sehingga dibutuhkan alat yang memandu masyarakat sipil untuk memberikan pertolongan terbaik pada korban henti jantung mendadak. Untuk itulah HeartSine hadir dan menjadi jawaban atas hal tersebut," ungkap Jonny dalam pidatonya.

Dr. Renauld, selaku dokter kegawatdaruratan dan keynote speaker, menjelaskan, golden time untuk pertolongan korban henti jantung mendadak adalah kurang dari 10 menit sehingga diperlukan alat yang dapat membantu memberikan pertolongan terbaik.

"Golden time atau masa terbaik pertolongan korban henti jantung mendadak adalah kurang dari 10 menit. Lewat dari itu, harapan hidup korban akan semakin kecil. Karenanya, dibutuhkan alat yang mampu membantu penolong memberikan pertolongan terbaik pada korban," jelasnya.

Peluncuran HeartSine AED di Indonesia, Pertolongan Pertama Henti Jantung (istimewa)
Peluncuran HeartSine AED di Indonesia, Pertolongan Pertama Henti Jantung (istimewa)

Peluncuran produk ini juga menggandeng Kedutaan Besar Amerika. Melissa, selaku representatif kedutaan besar Amerika Serikat, menambahkan bahwa penggunaan AED sudah menyelamatkan sekitar 1.700 nyawa di Amerika Serikat. Sehingga, diharapkan AED HeartSine dapat membantu masyarakat Indonesia lebih siap menangani henti jantung mendadak.

"Penggunaan AED sudah menyelamatkan sekitar 1.700 nyawa di Amerika Serikat. Oleh karena itu, alat AED memainkan peran yang sangat penting untuk meningkatkan keberlangsungan hidup korban henti jantung mendadak. Dengan upaya menyebarkan kesadaran pada masyarakat Indonesia, saya harap AED HeartSine dapat membantu masyarakat menjadi satu langkah lebih siap terhadap penanganan henti jantung mendadak," tutur Melissa.

baca juga

Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, mulai dari instansi pemerintah, swasta, hingga instansi pendidikan. Menurut Jonny, para tamu undangan ini sangat terkait dengan penggunaan AED kelak, karena mereka kebanyakan merupakan pihak yang bertanggung jawab atas ruang publik seperti sekolah, kampus, pusat perbelanjaan, pusat kebugaran, bandara, stasiun, restoran, tempat wisata, dan ruang publik lainnya.

"Ya, kami menggandeng pengurus dan pengambil keputusan dari beberapa tempat publik ini untuk sama-sama belajar tentang henti jantung mendadak, dan seberapa penting AED ini ada di tempat mereka. Karena kita perlu sama-sama sadar bahwa henti jantung mendadak lebih sering terjadi di tempat publik sebagaimana data American Heart Association menyatakan bahwa 90% kasus henti jantung mendadak lebih sering terjadi di tempat publik dibanding di dalam instansi pelayanan kesehatan," ungkap Jonny.

Dalam peluncuran tersebut, PT Aedindo Lintas Lestari memperkenalkan tiga varian produk: AED HeartSine Samaritan 350P, 360P, dan 500P.

"Kami menyadari produk ini akan digunakan oleh masyarakat sipil. Oleh karenanya, HeartSine dirancang agar mudah digunakan oleh orang awam, termasuk mereka yang tidak memperoleh pendidikan medis secara formal," jelas Rebecca, selaku product specialist HeartSine dan representatif Stryker.

Selain itu, Rebecca juga menjelaskan bahwa produknya memiliki fitur CPR Advisor yang mampu mendeteksi kualitas CPR yang diberikan penolong. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan kualitas CPR penolong dan meningkatkan harapan hidup korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Lakukan Bantuan Hidup Dasar Pada Korban Henti Jantung, Bisa Selamatkan Nyawa

Cara Lakukan Bantuan Hidup Dasar Pada Korban Henti Jantung, Bisa Selamatkan Nyawa

Health | Minggu, 03 September 2023 | 10:27 WIB

Viral Pelari Meninggal Dunia, Kenapa Henti Jantung Bisa Terjadi saat Olahraga?

Viral Pelari Meninggal Dunia, Kenapa Henti Jantung Bisa Terjadi saat Olahraga?

Lifestyle | Rabu, 09 Agustus 2023 | 08:30 WIB

Cara CPR untuk Pertolongan Henti Jantung Seperti Pada Korban Tragedi Halloween Itaewon

Cara CPR untuk Pertolongan Henti Jantung Seperti Pada Korban Tragedi Halloween Itaewon

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×