Dua Orang di Banjarmasin Tewas Gara-Gara Mabuk Kecubung, Adakah Penawarnya?

Vania Rossa

Jum'at, 12 Juli 2024 | 11:43 WIB
Dua Orang di Banjarmasin Tewas Gara-Gara Mabuk Kecubung, Adakah Penawarnya?
Ilustrasi Buah Kecubung (Pexels)

Suara.com - Dua orang di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) diberitakan tewas usai mabuk kecubung. Dalam sebuah video viral yang diunggah akun @bacottetangga__ di X, dilihat Jumat (12/7/2024), memperlihatkan sejumlah warga yang mengamuk diduga akibat mabuk kecubung.

Kemudian, beberapa orang terlihat berdiri sempoyongan di tengah jalan, memaksa pengemudi motor dan mobil untuk memperlambat laju kendaraan mereka.

Akun tersebut mengungkapkan bahwa dampak mabuk kecubung ini telah menewaskan dua orang dan menyebabkan 35 orang lainnya dirawat di RSJ Sambang Ilhum. Dua korban meninggal dunia akibat mabuk kecubung berjenis kelamin laki-laki dan perempuan tersebut tewas di waktu yang tak bersamaan.

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa kedua korban diketahui telah mengoplos kecubung dengan alkohol dan sejumlah obat-obatan.

"Pasien laki-laki meninggal dunia pada Jumat tanggal 5 Juli 2024 dan yang wanita Selasa pagi tanggal 9 Juli 2024," ujar Direktur RSJ Sambang Lihum, Yuddy Riswandhy dikutip pada Kamis, 11 Juli 2024.

Lebih lanjut, Yuddy juga menjelaskan, bahwa fenomena mabuk kecubung di Banjarmasin menjadi permasalahan yang serius. Dikatakan Yuddy, para pasien itu mengalami gangguan mental dengan kondisi yang cukup bervariasi dari ringan sampai akut. Meski begitu, kondisi pasien kebanyakan masih belum bisa diajak berkomunikasi dengan normal.

Atas kejadian ini tak sedikit yang penasaran dengan penawar mabuk kecubung. Untuk mengetahuinya, mari simak ulasan berikut.

Bahaya Kecubung

Kecubung (Datura sp.) merupakan jenis tanaman semak yang mempunyai bunga menyerupai trompet dengan warna putih atau ungu. Jika sudah tua, kecubung akan menghasilkan buah yang berbentuk bulat dan berduri.

baca juga
Penawar Mabuk Kecubung
Ilustrasi bunga kecubung

Mengutip alodokter, tanaman ini mengandung beragam senyawa aktif, sehingga sering dijadikan sebagai obat alternatif. Bahkan kecubung juga dipercaya dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, asam urat, rematik dan asma.

Namun, di balik manfaatnya, kecubung juga memiliki zat beracun yang bisa menimbulkan beberapa gejala berbahaya apabila dikonsumsi. Terlebih jika kecubung disalahgunakan sebagai zat adiktif maupun psikotropika. Tak sampai di situ, kecubung juga mengandung alkaloid tropana, seperti atropin, skopolamin, dan hiosiamin, yang begitu berbahaya bila dikonsumsi.

Adapun dampak negatif dan gangguan kesehatan yang muncul akibat mengonsumsi kecubung di antaranya halusinasi, kecanduan, delirium, dehidrasi, dan takikardia.

Penawar Mabuk Kecubung

Sebenarnya, belum ada penawar untuk mabuk kecubung. Namun apabila Anda telanjur mengonsumsi kecubung kemudian timbul gejala mabuk atau keracunan, maka Anda harus segera mendapat pertolongan dari dokter untuk mencegah kondisi yang lebih berbahaya lainnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan dokter maupun tenaga medis untuk mengatasi efek samping dari mabuk kecubung:

1. Detoksifikasi

Detoksifikasi merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mencegah penyerapan zat beracun oleh tubuh. Umumnya detoksifikasi dapat dilakukan dengan memberikan carian yang dicampuri arang aktif.

2. Memberi Obat

Memberi obat juga diperlukan untuk mengatasi gejala mabuk hingga keracunan buah kecubung, misalnya delirium. Dokter biasanya akan memberikan fisostigmin salisilat lewat cairan infus untuk dapat menetralkan racun yang terlanjur diserap olej tubuh.

3. Pemantauan

Selain penanganan pertama seperti di atas, dokter atau tenaga medis selanjutnya akan melakukan pemantauan untuk mengamati gejala lain yang muncul serta keberhasilan pada penanganan yang telah diberikan.

Demikian ulasan terkait penawar mabuk kecubung. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Menyebabkan Kematian, Ini Bahayanya Mengonsumsi Buah Kecubung Sembarangan

Bisa Menyebabkan Kematian, Ini Bahayanya Mengonsumsi Buah Kecubung Sembarangan

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 09:18 WIB

Mengenal Buah Kecubung Yang Membuat Dua Orang Meninggal Setelah Mengonsumsinya

Mengenal Buah Kecubung Yang Membuat Dua Orang Meninggal Setelah Mengonsumsinya

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2024 | 08:52 WIB

2 Warga Banjarmasin Tewas Akibat Kecubung, Kenali Bahaya Buah 'Devils Breath'

2 Warga Banjarmasin Tewas Akibat Kecubung, Kenali Bahaya Buah 'Devils Breath'

Health | Kamis, 11 Juli 2024 | 16:29 WIB

Terkini

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

×